Berita Utama
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
-
Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
Susul Nokia & Microsoft, Ericsson Tunjuk Bos Baru
Kamis, 16/02/2012 17:53 WIB

Sam Saba (ericsson)
Jakarta - Awal 2012, beberapa vendor IT dan telekomunikasi seakan sahut-sahutan dalam mengumumkan pergantian kepemimpinan di Indonesia. Setelah Nokia dan Microsoft, kini giliran Ericsson yang juga berganti nakhoda.
Mulai 1 Februari 2012, Sam Saba ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Ericsson Indonesia yang termasuk di dalam region Asia Tenggara dan Oseania. Sam menggantikan Mats V. Otterstedt yang akan kembali ke Swedia untuk peran lainnya di kantor pusat Ericsson.
Sam Saba sendiri sebelum di Indonesia menjabat sebagai CEO Ericsson Australia, Selandia Baru dan Fiji. Demikian keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (16/2/2012).
Sam telah bekerja di Ericsson selama hampir 17 tahun, termasuk 5 tahun di Indonesia dari tahun 1997 sampai 2002 dan beberapa tahun di Middle East dan ANZA dengan berbagai posisi kunci atau senior manajemen.
"Dengan populasi penduduk terbanyak ke-4 di dunia, Indonesia memiliki pasar dan permintaan yang besar untuk jasa telekomunikasi," kata Sam.
"Ericsson telah hadir di Indonesia selama lebih dari 100 tahun dan memainkan peran kunci dalam pengembangan industri telekomunikasi di negara ini, menyediakan jaringan, solusi dan layanan, termasuk Managed Services untuk pasar telekomunikasi. Saya berharap untuk terus membangun kemitraan yang kuat dengan pelanggan kami, dan kami tetap berkomitmen untuk mendukung perkembangan industri telekomunikasi Indonesia lebih maju lagi," ungkapnya.
Menurut Arun Bansal, President Ericsson Region Asia Tenggara dan Oseania, Sam telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi pasar Australia, Selandia Baru dan Fiji.
"Di bawah kepemimpinannya, kami telah meluncurkan LTE dengan Telstra, membangun NBN Co Fixed Wireless Network, dan mensuplai kabel fiber untuk Chorus dan GPON ke Northpower sebagai bagian dari jaringan super cepat di Selandia Baru," kata Arun.
"Kami yakin bahwa Sam akan membawa semangat dan dedikasi yang sama untuk peran barunya di Indonesia," pungkasnya.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Mulai 1 Februari 2012, Sam Saba ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Ericsson Indonesia yang termasuk di dalam region Asia Tenggara dan Oseania. Sam menggantikan Mats V. Otterstedt yang akan kembali ke Swedia untuk peran lainnya di kantor pusat Ericsson.
Sam Saba sendiri sebelum di Indonesia menjabat sebagai CEO Ericsson Australia, Selandia Baru dan Fiji. Demikian keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (16/2/2012).
Sam telah bekerja di Ericsson selama hampir 17 tahun, termasuk 5 tahun di Indonesia dari tahun 1997 sampai 2002 dan beberapa tahun di Middle East dan ANZA dengan berbagai posisi kunci atau senior manajemen.
"Dengan populasi penduduk terbanyak ke-4 di dunia, Indonesia memiliki pasar dan permintaan yang besar untuk jasa telekomunikasi," kata Sam.
"Ericsson telah hadir di Indonesia selama lebih dari 100 tahun dan memainkan peran kunci dalam pengembangan industri telekomunikasi di negara ini, menyediakan jaringan, solusi dan layanan, termasuk Managed Services untuk pasar telekomunikasi. Saya berharap untuk terus membangun kemitraan yang kuat dengan pelanggan kami, dan kami tetap berkomitmen untuk mendukung perkembangan industri telekomunikasi Indonesia lebih maju lagi," ungkapnya.
Menurut Arun Bansal, President Ericsson Region Asia Tenggara dan Oseania, Sam telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi pasar Australia, Selandia Baru dan Fiji.
"Di bawah kepemimpinannya, kami telah meluncurkan LTE dengan Telstra, membangun NBN Co Fixed Wireless Network, dan mensuplai kabel fiber untuk Chorus dan GPON ke Northpower sebagai bagian dari jaringan super cepat di Selandia Baru," kata Arun.
"Kami yakin bahwa Sam akan membawa semangat dan dedikasi yang sama untuk peran barunya di Indonesia," pungkasnya.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
-
Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
-
Rabu, 23/05/2012 09:15 WIB
Melempem, Saham Facebook Makin Murah
-
Rabu, 23/05/2012 08:06 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Selasa, 22/05/2012 16:39 WIB
Saham Facebook Memble, Siapa yang Salah?
-
Selasa, 22/05/2012 11:27 WIB
Ini 4 Alasan Saham Perdana Facebook Melempem
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
- Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
- Rabu, 23/05/2012 13:53 WIB
'Fotografer Dadakan' di Balik Pernikahan Mark Zuckerberg
- Rabu, 23/05/2012 13:34 WIB
Wow! Komputer Android Dijual Rp 458 Ribu
- Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Pendiri Google Pamerkan Kacamata Pintar
-
110 Komentar
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
52 Komentar
-
50 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)
