Pria asal Tremonton, Amerika Serikat yang tak disebut namanya itu awalnya menyewa DVD The Smurf di kios persewaan setempat. Dia pun memasukkan film tersebut ke dalam laptop untuk diputar melalui proyektor.
Akan tetapi video yang muncul di hadapan anak-anak itu bukan film The Smurf, melainkan video pornografi. Kontan saja pesta ultah menjadi heboh. Polisi pun menyelidiki kasus ini untuk memastikan apakah ada kesengajaan atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya disimpulkan bahwa video porno tersebut berasal dari laptop sang ayah. Namun karena dinilai tidak ada unsur kesengajaan, maka kasus tersebut tidak sampai dibawa ke ranah hukum.
"Dia hanya harus menjelaskan ketidaksengajaan itu pada para anak dan orang tua yang hadir di sana," kata Dave Nance dari kepolisian setempat, seperti detikINET kutip dari Standart Examiner, Selasa (24/2/2012).
(fyk/fyk)