Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Banyak Protes, Voting SOPA & PIPA Ditunda
Sabtu, 21/01/2012 08:58 WIB

Ikon perlawanan untuk SOPA & PIPA (Ist.)
Amerika Serikat - Protes yang membanjir menentang rancangan undang-undang anti pembajakan online Stop Online Piracy Act (SOPA) dan Protect Intelectual Property Act (PIPA) membuahkan hasil. Kedua RUU kembali ditinjau ulang.
Dilansir Time, Pimpinan Senat Mayoritas Harry Reid menyatakan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk menunda rencana voting PIPA setelah melihat sejumlah reaksi beberapa hari terakhir. Di antaranya aksi black out WikiPedia dan situs lain, serta petisi yang digagas Google dan mampu menarik lebih dari 7 juta partisipan.
Hal serupa juga diutarakan House Judiciary Committee Chairman Lamar Smith terkait SOPA. Menurutnya, penundaan tersebut tidak ditentukan batas waktunya sampai ada solusi yang lebih luas.
"Saya telah mendengar kritik terkait RUU yang mengatur masalah pembajakan online ini dan saya pun menanggapinya dengan serius," kata Smith, dalam pernyataan resminya.
"Tentu saja kita harus meninjau kembali pendekatan untuk mencari solusi terbaik menangani masalah pelanggaran hak cipta yang mencuri dan menjual produk dan inovasi AS," lanjutnya.
Sebelumnya, pihak Senat yang menggawangi Protect Intellectual Property Act (PIPA) dan kalangan kongres yang menggodok Stop Online Piracy Act (SOPA) mendapat dukungan kuat dari industri hiburan dan kalangan bisnis lain yang merasa dirugikan akibat pelanggaran intelektual properti dan pembajakan di dunia online.
Hanya saja, langkah tersebut mendapat perlawanan yang tak kalah sengit dari penggiat layanan internet seperti Google, WikiPedia, Facebook, WordPress, hingga Twitter yang mengkhawatirkan aturan baru tersebut kebablasan dan melakukan sensor gila-gilaan di dunia maya.
Bahkan Pimpinan Senat Mayoritas Harry Reid menyatakan bahwa hampir setengah senator yang awalnya mendukung RUU tersebut kini malah berbalik arah.
Pun demikian, Reid menambahkan, mengingat pelanggaran hak cipta telah merugikan ekonomi AS hingga miliaran dolar tiap tahun maka hal itu takkan membuat penggodokan PIPA bakal dihentikan selamanya. "Tidak ada alasan bahwa isu legitimasi yang dimunculkan dalam RUU ini tak bisa diselesaikan," tukasnya.
Dua RUU tersebut memang menjadi momok bagi dunia internet. Pasalnya, aturan tersebut nantinya memungkinkan otoritas di AS dan pemegang hak cipta untuk menyeret situs asing ke pengadilan jika dituding melanggar hak cipta. Termasuk mengucilkannya dari layanan pembayaran dan jaringan iklan online, hingga search engine.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dilansir Time, Pimpinan Senat Mayoritas Harry Reid menyatakan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk menunda rencana voting PIPA setelah melihat sejumlah reaksi beberapa hari terakhir. Di antaranya aksi black out WikiPedia dan situs lain, serta petisi yang digagas Google dan mampu menarik lebih dari 7 juta partisipan.
Hal serupa juga diutarakan House Judiciary Committee Chairman Lamar Smith terkait SOPA. Menurutnya, penundaan tersebut tidak ditentukan batas waktunya sampai ada solusi yang lebih luas.
"Saya telah mendengar kritik terkait RUU yang mengatur masalah pembajakan online ini dan saya pun menanggapinya dengan serius," kata Smith, dalam pernyataan resminya.
"Tentu saja kita harus meninjau kembali pendekatan untuk mencari solusi terbaik menangani masalah pelanggaran hak cipta yang mencuri dan menjual produk dan inovasi AS," lanjutnya.
Sebelumnya, pihak Senat yang menggawangi Protect Intellectual Property Act (PIPA) dan kalangan kongres yang menggodok Stop Online Piracy Act (SOPA) mendapat dukungan kuat dari industri hiburan dan kalangan bisnis lain yang merasa dirugikan akibat pelanggaran intelektual properti dan pembajakan di dunia online.
Hanya saja, langkah tersebut mendapat perlawanan yang tak kalah sengit dari penggiat layanan internet seperti Google, WikiPedia, Facebook, WordPress, hingga Twitter yang mengkhawatirkan aturan baru tersebut kebablasan dan melakukan sensor gila-gilaan di dunia maya.
Bahkan Pimpinan Senat Mayoritas Harry Reid menyatakan bahwa hampir setengah senator yang awalnya mendukung RUU tersebut kini malah berbalik arah.
Pun demikian, Reid menambahkan, mengingat pelanggaran hak cipta telah merugikan ekonomi AS hingga miliaran dolar tiap tahun maka hal itu takkan membuat penggodokan PIPA bakal dihentikan selamanya. "Tidak ada alasan bahwa isu legitimasi yang dimunculkan dalam RUU ini tak bisa diselesaikan," tukasnya.
Dua RUU tersebut memang menjadi momok bagi dunia internet. Pasalnya, aturan tersebut nantinya memungkinkan otoritas di AS dan pemegang hak cipta untuk menyeret situs asing ke pengadilan jika dituding melanggar hak cipta. Termasuk mengucilkannya dari layanan pembayaran dan jaringan iklan online, hingga search engine.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

