http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Anonymous Bocorkan Info Soal NATO

Wicak Hidayat - detikinet
Minggu, 31/07/2011 11:09 WIB
http://us.images.detik.com/content/2011/07/31/323/anondemo285reu.jpg Demo Anonymous (reuters/jon nazca)
Jakarta - Kelompok hacker Anonymous kembali beraksi. Kali ini, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (31/7/2011), mereka membobol sebuah perusahaan yang disewa oleh Pemerintah AS.

Perusahaan yang jadi sasaran Anonymous adalah Mantech International Corp. Salah satu klien perusahaan ini adalah pemerintah Amerika Serikat, tepatnya Departemen Pertahanan AS.

Seusai membobol jaringan Mantech, Anonymous pun membeberkan beberapa informasi mengenai North Atlantic Treaty Organization (NATO). Informasi itu berupa surat-menyurat antara NATO dengan Mantech.

Tidak jelas seberapa rahasia informasi yang dibocorkan Anonymous. Lebih tidak jelas lagi, informasi apa saja yang berhasil diraup kelompok itu namun tidak diumbar ke publik.

Kelompok seperti Anonymous dan LulzSec dikenal mengusung suatu gerakan bernama AntiSec. Mantech menjadi satu lagi dalam daftar korban gerakan ini. Korban lainnya termasuk lembaga intelijen CIA, senat AS, Sony (yang kena berkali-kali) dan kelompok bisnis Rupert Murdoch.



(wsh/wsh)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close