Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Robot Rekam Letusan Gunung Berapi di Dasar Laut
Senin, 21/12/2009 09:20 WIB

Letusan Gunung Berapi (ist)
Jakarta - Para ilmuwan sudah sepatutnya berterima kasih kepada Jason. Tanpa robot ini, mereka tak akan berhasil merekam letusan gunung berapi yang terjadi di dasar lautan Samudera Pasifik.
Ya, sebuah kapal selam robot yang dinamakan Jason berhasil menjadi saksi dari letusan sebuah gunung berapi yang berjarak 4.000 kaki di bawah permukaan air.
Gunung yang terletak di Samudera Pasifik, tepatnya berbatasan dengan Fiji, Tonga, dan Samoa, ditemukan oleh para peneliti pada bulan Mei silam.
Dalam sebuah konferensi di San Francisco, video rekaman berdefinisi tinggi tentang aktivitas gunung berapi itu kemudian dipertontonkan.
Seperti detikINET kutip dari Associated Press Writer, Senin (21/12/2009), aksi dari robot Jason ini membuat pengamatan yang benar-benar dekat menjadi kenyataan.
Para ilmuwan dari NOAA dan National Science Foundation belum pernah menyaksikan letusan yang mendalam dan sedetil ini.
"Kami belum melihat ini sebelumnya. Dan sekarang untuk pertama kalinya, kita melihat lava yang mengalir di dasar laut," ujar Yusuf Resing, kepala misi ilmuwan sekaligus staf ahli kelautan kimia di University of Washington.
Misi untuk merekam letusan gunung berapi di dalam laut menggunakan robot ini memerlukan waktu 25 tahun dalam pembuatannya. Namun, penantian yang begitu lama telah terbayar sudah.
Dari rekaman hasil ekspedisi "Mata Barat" ini, para ilmuwan berharap gambar, data, dan contoh yang diperoleh bisa memberikan pencerahan tentang bagaimana kerak bumi terbentuk.
Penelitian juga dapat membantu menjelaskan bagaimana beberapa makhluk laut bisa bertahan hidup dan berkembang dalam lingkungan yang ekstrim, dan bagaimana bumi berperilaku ketika lempeng tektonik bertabrakan.
Dengan temuan ini, para ilmuan juga diharapkan bisa mempelajari bagaimana bertahan hidup di lingkungan bawah laut. Sementara, para peneliti juga bisa melihat penciptaan material langka--cuma terjadi dalam satu juta tahun--yang disebut boninite.
( afz / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ya, sebuah kapal selam robot yang dinamakan Jason berhasil menjadi saksi dari letusan sebuah gunung berapi yang berjarak 4.000 kaki di bawah permukaan air.
Gunung yang terletak di Samudera Pasifik, tepatnya berbatasan dengan Fiji, Tonga, dan Samoa, ditemukan oleh para peneliti pada bulan Mei silam.
Dalam sebuah konferensi di San Francisco, video rekaman berdefinisi tinggi tentang aktivitas gunung berapi itu kemudian dipertontonkan.
Seperti detikINET kutip dari Associated Press Writer, Senin (21/12/2009), aksi dari robot Jason ini membuat pengamatan yang benar-benar dekat menjadi kenyataan.
Para ilmuwan dari NOAA dan National Science Foundation belum pernah menyaksikan letusan yang mendalam dan sedetil ini.
"Kami belum melihat ini sebelumnya. Dan sekarang untuk pertama kalinya, kita melihat lava yang mengalir di dasar laut," ujar Yusuf Resing, kepala misi ilmuwan sekaligus staf ahli kelautan kimia di University of Washington.
Misi untuk merekam letusan gunung berapi di dalam laut menggunakan robot ini memerlukan waktu 25 tahun dalam pembuatannya. Namun, penantian yang begitu lama telah terbayar sudah.
Dari rekaman hasil ekspedisi "Mata Barat" ini, para ilmuwan berharap gambar, data, dan contoh yang diperoleh bisa memberikan pencerahan tentang bagaimana kerak bumi terbentuk.
Penelitian juga dapat membantu menjelaskan bagaimana beberapa makhluk laut bisa bertahan hidup dan berkembang dalam lingkungan yang ekstrim, dan bagaimana bumi berperilaku ketika lempeng tektonik bertabrakan.
Dengan temuan ini, para ilmuan juga diharapkan bisa mempelajari bagaimana bertahan hidup di lingkungan bawah laut. Sementara, para peneliti juga bisa melihat penciptaan material langka--cuma terjadi dalam satu juta tahun--yang disebut boninite.
( afz / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 09:04 WIB
Hebat! Pelajar 15 Tahun Ciptakan Pendeteksi Kanker Pankreas
-
Kamis, 17/05/2012 09:25 WIB
Virus Bisa Jadi Sumber Energi Listrik
-
Selasa, 15/05/2012 19:15 WIB
Brainstat, Aplikasi Buatan Bandung Pencegah Kecelakaan
-
Senin, 14/05/2012 10:26 WIB
Ini Dia Jepretan Pertama Kacamata Futuristik Google
-
Jumat, 11/05/2012 15:59 WIB
Robot 'Bokong Seksi' Bereaksi Saat Disentuh
-
Jumat, 27/04/2012 13:58 WIB
Semua Kamera Smartphone akan Bisa Rekam 3D?
-
Senin, 23/04/2012 12:03 WIB
Ponsel akan Bisa 'Menembus' Tembok
-
Jumat, 20/04/2012 10:09 WIB
Wow! Robot Sipir Korsel Mulai Bertugas di Penjara
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
219 Komentar
-
84 Komentar
-
77 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
