detikinet

Intel-Nvidia 'Adu Mulut' Soal Lisensi Chipset

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Kamis, 19/02/2009 12:32 WIB

Nvidia NForce

Jakarta - Genderang perang antara Intel dan Nvidia ditabuh. Intel menggugat Nvidia karena tidak memiliki lisensi untuk memproduksi chipset yang kompatibel dengan prosesor Intel berkontroler memori terintegrasi. Tak terima, Nvidia balik menuding Intel berusaha mematikan inovasi.

Seteru Intel-Nvidia berakar dari perjanjian yang terjalin di antara keduanya pada tahun 2004.

Produsen Graphics Processing Unit, Nvidia, menilai kesepakatan tersebut mengizinkannya memproduksi motherboard nForce yang support untuk hardware terbaru Intel, misalnya prosesor Nehalem.

Namun, Intel dengan tegas membantah hal tersebut. CEO Nvidia Jen-Hsun Huang kemudian balik menuding Intel berusaha mematikan inovasi dan ingin terus melanggengkan bisnis CPU.

Seperti dikutip detikINET dari Shacknews, Kamis (19/2/2009), Huang menambahkan bahwa inovasi Nvidia seperti ION, SLI, Hybrid power, dan CUDA mengancam eksistensi Intel dalam mengendalikan platform PC.

"Gugatan ini tidak berpengaruh pada chipset Nvidia yang telah dikirimkan. Kami telah berusaha menyelesaikan permasalahan ini dengan cara yang fair dan bijak selama lebih dari setahun," tandas Huang.
( faw / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%