detikinet

GSM Perang Tarif, Operator CDMA Bisa Mati

Dewi Widya Ningrum - detikinet
Selasa, 18/03/2008 17:29 WIB

Tarif Iklan Seluler (diolah/ist.)

Jakarta - Operator CDMA diperkirakan bakal mati jika perang tarif antaroperator GSM terus bergulir. Jika ini terus berlanjut, diperkirakan akan ada operator CDMA yang merger dengan operator GSM.

Demikian diungkapkan Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio, ketika berbincang dengan detikINET via telepon, Selasa (18/3/2008).

Operator CDMA yang notabene menonjolkan tarif murah nantinya akan terjepit dan ngos-ngosan gara-gara perang tarif. Lambat laun, operator CDMA bisa 'gulung tikar'. "Perkiraaan saya, 2 atau 3 operator GSM dan CDMA bakal ada yang merger," tandasnya lagi.

Agus menilai tidak perlu semua operator menurunkan tarif karena mereka sudah punya pasar tertentu. Dengan adanya perang tarif, pelanggan justru makin sulit berhalo-halo ria dan mengirimkan pesan singkat (SMS) karena jaringan sibuk. Kualitas layanan GSM nantinya akan menjadi 'jelek' seperti CDMA. Di lain sisi, pelanggan tetap membutuhkan kualitas layanan yang bagus.

Pun dengan adanya kebijakan menara bersama, lanjut Agus, belum tentu juga operator mau berbagi.


( dwn / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%