Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kemah Selamatkan Pecandu Internet
Rabu, 21/11/2007 08:49 WIB

ilustrasi (inet)
Jakarta - Beragam cara digunakan para orangtua untuk mengobati anaknya dari kecanduan internet. Mulai dari menghentikan akses internet, menggunakan psikiater di klinik konseling hingga memasukkan sang anak ke program kemah dengan latihan ala militer.
Nah, dari berbagai metode pengobatan tersebut, metode berkemah ternyata kian dipercaya untuk menangani para pecandu internet yang sebagian besar merupakan remaja ini. Padahal, prosedur pengobatan yang dilakukan dibumbui dengan latihan ala militer yang terkenal cukup berat.
Salah satu negara yang mengadopsi metode ini adalah Korea Selatan (Korsel). Mereka baru membuka program penanganan kecanduan internet yang diberi nama The Jump Up Internet Rescue School di Mokcheon, Korea Selatan.
Sama dengan program sejenis yang telah lebih dulu ada di Cina, tempat ini menggunakan metode rehabilitasi yang digabungkan dengan latihan fisik dan penanganan secara militer.
Penetrasi internet di Korsel memang bisa dibilang sudah tinggi. Terbukti, Telegraph yang dikutip detikINET, Rabu (21/11/2007) melansir, 90 persen rumah di negeri ginseng ini sudah terkoneksi broadband. Ironisnya, kemudahan akses internet ini diikuti oleh maraknya pecandu internet di kalangan remaja. Bahkan, beberapa remaja dilaporkan tewas karena kelelahan setelah berhari-hari online, seperti yang juga terjadi di Cina.
Tak ayal, hal ini melecut pemerintah Korea untuk memberi perhatian khusus. Mereka pun membuat 140 unit klinik konseling serta membuka program rehabilitasi yang khusus menangani kecanduan internet di sekitar 100 rumah sakit. Belum puas, mereka lalu membuka program kemah penyelamatan (rescue camp) para pecandu internet.
Kemah khusus ini direncanakan berlangsung selama 12 hari dan hanya diikuti oleh pria. Selama 'ditatar' peserta tidak diizinkan untuk menggunakan komputer dan hanya diberi waktu satu jam menggunakan ponsel dalam sehari.
Lee Yun-hee, salah satu penasihat program ini mengatakan, hal itu disengaja untuk mengembalikan gaya hidup peserta yang sebelumnya lebih banyak menghabiskan di dunia maya untuk kembali ke dunia nyata.
Untuk mendapatkan hasil rehabilitasi yang maksimal, aturan yang diterapkan juga dijanjikan bakal dijalankan secara ketat. Terlebih dari para peserta yang ingin kabur di tengah program berlangsung.
( ash / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Nah, dari berbagai metode pengobatan tersebut, metode berkemah ternyata kian dipercaya untuk menangani para pecandu internet yang sebagian besar merupakan remaja ini. Padahal, prosedur pengobatan yang dilakukan dibumbui dengan latihan ala militer yang terkenal cukup berat.
Salah satu negara yang mengadopsi metode ini adalah Korea Selatan (Korsel). Mereka baru membuka program penanganan kecanduan internet yang diberi nama The Jump Up Internet Rescue School di Mokcheon, Korea Selatan.
Sama dengan program sejenis yang telah lebih dulu ada di Cina, tempat ini menggunakan metode rehabilitasi yang digabungkan dengan latihan fisik dan penanganan secara militer.
Penetrasi internet di Korsel memang bisa dibilang sudah tinggi. Terbukti, Telegraph yang dikutip detikINET, Rabu (21/11/2007) melansir, 90 persen rumah di negeri ginseng ini sudah terkoneksi broadband. Ironisnya, kemudahan akses internet ini diikuti oleh maraknya pecandu internet di kalangan remaja. Bahkan, beberapa remaja dilaporkan tewas karena kelelahan setelah berhari-hari online, seperti yang juga terjadi di Cina.
Tak ayal, hal ini melecut pemerintah Korea untuk memberi perhatian khusus. Mereka pun membuat 140 unit klinik konseling serta membuka program rehabilitasi yang khusus menangani kecanduan internet di sekitar 100 rumah sakit. Belum puas, mereka lalu membuka program kemah penyelamatan (rescue camp) para pecandu internet.
Kemah khusus ini direncanakan berlangsung selama 12 hari dan hanya diikuti oleh pria. Selama 'ditatar' peserta tidak diizinkan untuk menggunakan komputer dan hanya diberi waktu satu jam menggunakan ponsel dalam sehari.
Lee Yun-hee, salah satu penasihat program ini mengatakan, hal itu disengaja untuk mengembalikan gaya hidup peserta yang sebelumnya lebih banyak menghabiskan di dunia maya untuk kembali ke dunia nyata.
Untuk mendapatkan hasil rehabilitasi yang maksimal, aturan yang diterapkan juga dijanjikan bakal dijalankan secara ketat. Terlebih dari para peserta yang ingin kabur di tengah program berlangsung.
( ash / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
- Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
