detikinet

Ericsson Diancam Al Qaeda

Ardhi Suryadhi - detikinet
Senin, 17/09/2007 15:02 WIB
Jakarta - Jaringan teroris Al Qaeda menebar ancaman kepada produsen perangkat telekomunikasi Ericsson. Hal ini dilakukan karena pemerintah asal perusahaan tersebut -- Swedia -- tak mau meminta maaf. Cellular News yang dikutip detikINET, Senin (17/9/2007) melansir, ancaman untuk Ericsson ini diterima dalam bentuk pesan suara yang di-posting dalam sebuah blog. Dalam pesan tersebut, si pengirim ancaman mendesak permintaan maaf pemerintah Swedia karena dianggap telah melecehkan agama islam. Pasalnya, hal itu dipicu publikasi kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad di salah satu surat kabar lokal. Bahkan saking geramnya, pemimpin Al Qaeda di Irak Sheikh Abu Omar al-Baghdadi dalam situs Al-ekhlaas menawarkan hadiah sebesar US$ 100.000 bagi siapapun yang mampu membunuh kartunis yang membuat kartun tersebut dan US$ 50.000 untuk nyawa news editor surat kabarnya. Selain Ericsson, beberapa perusahaan asal Swedia lain yang kena imbas ancaman yaitu Scania, Volvo, Ikea dan Electrolux. Namun sayang, tidak disebutkan dengan jelas isi dari ancaman yang bakal dilakukan. Sementara itu, Perdana Menteri Swedia Fredrik Reinfeldt telah mengadakan pertemuan dengan pemimpin umat islam setempat sebagai upaya meredakan suasana yang memanas.
( ash / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%