Selasa, 14 Mar 2017 08:23 WIB

Foxconn Ragu Mau Bikin Pabrik iPhone di AS

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Apple Foto: Apple
Jakarta - Wacana pembuatan pabrik iPhone di Amerika Serikat sudah sering digaungkan oleh Presiden AS Donald Trump. Namun banyak pihak yang sangsi hal tersebut bisa terjadi, salah satunya adalah Foxconn.

Dua perusahaan yang digandeng Apple untuk merakit iPhone adalah Foxconn dan Pegatron. Jika Pegatron menolak mentah-mentah wacana tersebut, lain dengan Foxconn, yang mengaku akan mempertimbangkan hal tersebut.

Namun kemudian bos Foxconn Terry Gou angkat bicara soal wacana pabrik iPhone di AS. Menurutnya ada sejumlah hal yang harus dilakukan pemerintah AS sebelum Foxconn memindahkan pabrik iPhonenya dari China.

"Apakah AS menawarkan program insentif untuk investor dari luar negeri? Mereka perlu menggolkan undang-undangnya terlebih dahulu, dan kami perlu menunggu pemerintah AS membuat keputusannya terlebih dahulu," ujar Gou.

Selain itu, Gou juga menyebut AS tak mempunyai tenaga kerja terlatih dan rantai pasokan yang komprehensif. Kedua hal tersebut sangat dibutuhkan oleh industri, dalam hal ini pabrik perakitan iPhone milik Foxconn.

Semua ini harus diwujudkan oleh pemerintah AS, demi mendukung ancaman Trump terhadap perusahaan teknologi yang memproduksi produknya di China. Trump mengaku akan memberlakukan pajak impor sebesar 45% untuk semua produk yang diimpor dari China, demikian dikutip detikINET dari 9to5Mac, Selasa (13/3/2017).

(asj/yud)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed