"Hanya sedikit agresif saja," kata Presiden Director Axis Erik Aas di Harum Manis Restaurant, Jakarta, Selasa (12/8/2008).
Harus diakui, agresivitas pemasaran dari Natrindo Telepon Seluler telah berbuah hasil manis. Hingga Agustus 2008 ini, pengguna layanan Axis telah mencapai satu juta pelanggan sejak peluncuran perdananya enam bulan silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bonus bisa digunakan untuk voice, SMS, dan lainnya," kata Head of Corporate Communication Axis, Anita Avianty.
Untuk melayani pelanggannya, Axis saat ini telah memiliki 2000 stasiun pemancar telekomunikasi base transceiver station (BTS). Dengan anggaran sebesar US$ 1 miliar, operator ini berharap bisa membangun hingga 3500 unit BTS.
Dana investasi US$ 1 miliar tersebut, akan dialokasikan 90% diantaranya untuk pembangunan jaringan. Sementara, 10% sisanya untuk biaya operasional. Untuk jaringan sendiri, Axis masih bertumpu pada menara bersama.
"Kami saat ini lima puluh persen tower sharing. Rencananya ingin ditingkatkan menjadi tujuh puluh persen," pungkas Erik Aas sambil menyebut jaringan Axis dikelola secara managed service oleh vendor Ericsson dan Huawei.
Punya uneg-uneg seputar layanan Axis? Sampaikan di detikINET Forum. (rou/dwn)