HSPA+ plus memungkinkan operator untuk meningkatkan kapasitas data dua kali lipat dan meningkatkan kemampuan suara tiga kali lipat dibandingkan dengan HSPA yang digunakan saat ini. Data throughput yang sukses ini sendiri didukung oleh produk MDM8200 Qualcomm, solusi chipset HSPA+ pertama di industri.
"Pengguna akhir akan menikmati koneksi Internet yang lebih cepat dengan HSPA+ dan operator jaringan akan mempergunakan kesempatan ini untuk memberikan layanan yang lebih beragam bagi para pelanggan mereka," umbar Alex Katouzian, Vice President of Product Management, Qualcomm CDMA Technologies dalam rilisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkembangan terkini teknologi WCDMA, HSPA+ Release 7 akan menyediakan downlink data transfer rates hingga 28 Mbps dan uplink rate hingga 11 Mbps. Peluncuran HSPA+ generasi mendatang diharapkan dapat mendukung downlink peak rates hingga 42-84 Mbps dan uplink peak rates hingga 23 Mbps dengan menggunakan beragam teknik canggih, termasuk multiple carrier untuk mentransfer data.
HSPA+ memiliki kompatibilitas dengan generasi WCDMA terdahulu dan tidak memerlukan spektrum baru untuk implementasi. Operator dikatakan dapat meningkatkan jaringan mereka yang telah ada dan sumber-sumber spektrum untuk menawarkan bandwidth nirkabel dan kinerja generasi mendatang.
Chipset MDM8200 dari Qualcomm saat ini tersedia bagi pelanggan serta mendukung penggunaan pada frekuensi yang telah ada baik pada frekuensi 900 MHz dan 2.5 GHz IMT-2000 extension band.
Mau ngobrol seputar dunia telekomunikasi terkini? Masuk saja ke detikINET Forum.
(ash/ash)