Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Menkominfo Pertimbangkan Insentif WiMax Eksklusif

Menkominfo Pertimbangkan Insentif WiMax Eksklusif


- detikInet

Cikarang - Menkominfo Mohammad Nuh akan mempertimbangkan pemberian lisensi broadband wireless access (BWA) untuk teknologi WiMax sebagai insentif terhadap wilayah berbasis ICT eksklusif.

"Kalau memang tertarik untuk membuka suatu wilayah yang eksklusif, saya belum bisa memutuskan, bisa ya, bisa tidak. Kami akan mempertimbangkannya lebih dahulu dengan beberapa institusi," ujarnya ketika ditemui detikINET di Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.

"Mudah-mudahan kami bisa memberi jawaban saat hari kebangkitan nasional 21 Mei nanti, di mana regulasi tentang WiMax juga sudah bisa diberlakukan," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian Nuh menjawab permintaan akan lisensi BWA eksklusif yang diajukan Presiden Direktur PT Jababeka Tbk, S D Darmono. Menurutnya, kota industri Jababeka seluas 3000 hektare yang dihuni oleh 1350 perusahaan multinasional sangat memerlukan koneksi jaringan internet yang mumpuni.

"Sudah seharusnya kita bangun ICT ini dengan infrastruktur ICT yang murah, jadi harus diikuti dengan jaringan yang murah. Oleh karena itu, kami rencananya akan menggelar jaringan Wimax untuk internet murah, khususnya di kawasan Jababeka," ujarnya.

Darmono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan infrastruktur serat optik di seluruh Jababeka menggunakan jaringan milik anak usaha PLN, yakni Icon+. Untuk infrastruktur secara keseluruhan, kata dia, anggaran yang dihabiskan memakan Rp 20 triliun atau sekitar Rp 10 juta per meter persegi.Β Ingin ngobrol seputar Wimax atau koneksi internet? Diskusikan saja di detikINET Forum...
(rou/rou)





Hide Ads