"Kalau memang tertarik untuk membuka suatu wilayah yang eksklusif, saya belum bisa memutuskan, bisa ya, bisa tidak. Kami akan mempertimbangkannya lebih dahulu dengan beberapa institusi," ujarnya ketika ditemui detikINET di Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.
"Mudah-mudahan kami bisa memberi jawaban saat hari kebangkitan nasional 21 Mei nanti, di mana regulasi tentang WiMax juga sudah bisa diberlakukan," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah seharusnya kita bangun ICT ini dengan infrastruktur ICT yang murah, jadi harus diikuti dengan jaringan yang murah. Oleh karena itu, kami rencananya akan menggelar jaringan Wimax untuk internet murah, khususnya di kawasan Jababeka," ujarnya.
Darmono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan infrastruktur serat optik di seluruh Jababeka menggunakan jaringan milik anak usaha PLN, yakni Icon+. Untuk infrastruktur secara keseluruhan, kata dia, anggaran yang dihabiskan memakan Rp 20 triliun atau sekitar Rp 10 juta per meter persegi.Β Ingin ngobrol seputar Wimax atau koneksi internet? Diskusikan saja di detikINET Forum...
(rou/rou)