Direktur Indosat Wahyu Wijayadi mengatakan, waktu tiga tahun yang disediakan untuk merancang ulang menara tidak cukup mengingat operator seluler ini memiliki lebih dari 12 ribu menara pemancar Base Transceiver Station (BTS).
"Sedikit sekali kalau cuma dikasih waktu tiga tahun. Dengan 12 ribu tower yang kami miliki, artinya dalam sehari kita harus merevisi 12 tower atau tiap dua jam sekali kita harus mereposisi satu tower," keluhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Ningrum Natasya Sirait selaku periset telekomunikasi dari USU, menilai aturan menara bersama yang telah diterbitkan masih bisa direvisi untuk diperbaiki lagi melalui yudisial review. "Tapi buat apa?" ujarnya.
"Aturan menara bersama bisa dibilang baik jika tujuannya untuk mengefisiensikan penggunaan infrastruktur. Namun jangan sampai aturan ini nantinya malah membuat operator seperti dikawinkan secara paksa," tandasnya.
Pro atau kontra dengan aturan menara bersama? Diskusikan pendapat Anda melalui thread khusus di forum detikINET. (rou/rou)