Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Penurunan Tarif Harus Diiringi Kualitas Layanan

Penurunan Tarif Harus Diiringi Kualitas Layanan


- detikInet

Jakarta - Penurunan tarif telepon harus diiringi peningkatan kualitas layanan. Kewajiban ini berlaku sejak diimplementasikannya penurunan tarif interkoneksi pada awal April 2008 mendatang.

Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar yang mengungkap rencana tersebut. "Kami tidak ingin masyarakat mendapatkan tarif murah tanpa layanan yang berkualitas," ujarnya di sela Rapat Dengar Pendapat di Komisi I DPR RI, Selasa (4/3/2008).

Hingga akhir 2008, ia memperkirakan, pengguna telepon nirkabel bakal lebih dari 100 juta pelanggan. Oleh sebab itu, peningkatan kualitas jaringan layanan menjadi suatu keniscayaan untuk mengakomodir pelanggan sebanyak itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masih Timpang

Basuki memaparkan, pada akhir September 2007, layanan nirkabel telah digunakan oleh 98,7 juta pelanggan, di mana 82% atau 81 juta di antaranya merupakan pelanggan seluler. Sedangkan sisanya, telepon Fixed Wireless Access (FWA) memiliki sembilan juta pelanggan dan telepon kabel PSTN sebanyak 8,7 juta pelanggan.

"Dari angka yang kami paparkan terlihat adanya kesenjangan teledensitas antara seluler dan telepon tetap," ujarnya.

Teledensitas seluler, menurut dia, telah mencapai 36% dari total populasi masyarakat di Indonesia. Sedangkan FWA 4%, sementara PSTN hanya 3,8%. Jika diakumulasi jumlah FWA dan PSTN maka jumlahnya mencapai 7,9%. Padahal target pemerintah dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) sampai 2009 ditetapkan sebesar 13%.

"Ini pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah untuk mengejar target tersebut," tukas Basuki.

Menurut dia, salah satu cara untuk mendorong telepon tetap ialah dengan cara mempercepat realisasi pembangunan telepon pedesaan melalui program Universal Service Obligation (USO). Namun sayangnya, program ini masih tersandung kasus hukum di pengadilan terkait pembatalan tender USO.

"Jika ini cepat diselesaikan, tender USO akan kita gelar lagi tahun ini," tandasnya. (rou/ash)







Hide Ads