Oleh sebab itu, kata Direktur & Chief Corporate Affairs Mobile-8, Merza Fachys, pihaknya memutuskan untuk menunda peluncuran FWA sampai brand seluler Fren cukup kuat posisinya di pasaran.
"Kami sedang menunggu hari baik. Penundaan peluncuran hanya soal strategi karena saat ini belum waktunya mengingat Fren lagi turun. Kalau dipaksakan takutnya Fren makin habis. Kami takut terjadi kanibalisme. Tadinya mau cari pelanggan baru, justru pelanggan sendiri yang tergerus," jelasnya pada detikINET, Selasa (26/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak awal 2008 kami terus memperkuat brand seluler Fren. Kalau dalam dua bulan ini positioning Fren sudah mengakar, kami akan langsung meluncurkan FWA setelah mengevaluasinya di awal Maret ini," kata Merza lebih lanjut.
Untuk menyelenggarakan jaringan layanan FWA, Mobile-8 mengalokasikan 20% dari US$ 125 juta total anggaran belanja modalnya di 2007. Mobile-8 yang saat ini memiliki 3,1 juta pelanggan Fren menyiapkan belanja modal US$ 140 juta.
(rou/dwn)