Hasil uji coba membuktikan bahwa UMTS dapat berdampingan dengan GSM pada frekuensi 900 MHz. Selain itu, uji coba ini membuktikan bahwa keunggulan 900 MHz dapat digunakan untuk memperluas peningkatan efisiensi spektrum UMTS untuk suara dan data pada 2100 MHz yang saat ini digunakan di pasar 3G Eropa.
Teknologi UMTS/HSDPA pada spektrum 900 MHz diklaim dapat menghadirkan layanan suara dan layanan 3G berkecepatan tinggi yang lebih hemat biaya dibandingkan dengan 2100 MHz karena pada frekuensi yang lebih rendah, keunggulan ini memungkinkan adanya peningkatan yang signifikan pada wilayah yang telah dijangkau oleh sebuah base station. Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan bimbingan TelefΓ³nica, Engineering Services Group (ESG) Qualcomm memimpin uji coba teknologi UMTS 900 yang melibatkan produk-produk base station Huawei UMTS/HSDPA 900 MHz serta terminal berbasis chipset Mobile Station Modem Qualcomm.
"UMTS 900 menghadirkan sinyal yang jauh lebih baik untuk jangkauan dalam gedung dibandingkan dengan 2100 MHz yang akan meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan," kata Yu Chengdong, wireless president Huawei Technologies dalam keterengan tertulisnya.
Mario Perez, Network Access Development Director of Mobile Business Unit Telefonica Espana mengatakan, UMTS 900 merupakan frekuensi yang ideal untuk wilayah perkotaan dan pedesaan. "karena base station akan menyediakan jangkauan yang lebih besar dan kuat baik di luar maupun di dalam gedung dibandingkan frekuensi spektrum 2100 MHz yang saat ini digunakan oleh para operator di Eropa," imbuhnya. (ash/ash)