Meski demikian, Chief Marketing Officer Hutchison CP Telecom Indonesia, Suresh Redy, menyatakan pihaknya masih mengevaluasi penurunan tarif seluler untuk layanan 3.
"Kami masih menganalisa dan mengevaluasi dampak dari penurunan interkoneksi. Terlalu dini untuk diungkapkan," ujarnya usai diskusi seputar perhitungan tarif operator di kantornya, Gedung Menara Mulia, Jakarta, Rabu (13/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun masih enggan mengungkap kapasitas infrastruktur jaringan layanan yang dimiliki beserta jumlah pelanggannya hingga saat ini, namun Redy menegaskan pihaknya fokus memberikan layanan yang terbaik dengan tarif murah untuk pelanggan.
Hutchison, kata dia, akan fokus mengarap layanan selulernya di empat pulau besar di Indonesia, yakni Jawa, Sumatera, serta Kalimantan, dan Sulawesi. Namun, untuk tahap awal, pihaknya baru akan melayani sebatas di kota-kota besar saja.
"Where's the bloody hell in the world, jangan bilang ada pelanggan yang menelpon dari puncak gunung. Silakan, tanyakan saja pada orang-orang normal. Mereka (pengguna) tidak peduli berapa banyak infrastruktur base stations yang kami miliki asalkan mereka mendapatkan layanan yang diinginkan dengan tarif termurah," ujarnya.
"Kami juga tidak merisaukan jika operator lain menurunkan tarif karena kami sudah terlebih dulu menawarkan tarif murah. Kami masih senang dengan margin EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi) kami. Buktinya kami masih bisa beroperasi sampai saat ini," Redy menandaskan. (rou/ash)