Kepada detikcom, Kepala LP Kerobokan Ilham Djaya mengatakan, uji coba dilakukan sejak tanggal 4 Januari 2008. "Ya, kami sedang melakukan uji coba blank spot area di dalam LP," kata Ilham, saat dihubungi via ponselnya, Jumat (11/01/2008).
Namun Ilham mengaku, tidak mengetahui jika alat yang dipasang di dalam LP Kerobokan telah merusak sinyal Indosat hingga radius 5 km. "Kok di luar LP bisa terganggu, itu saya tidak tahu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilham pun menduga, ada pihak yang sengaja memanfaatkan pengacau sinyal LP Kerobokan untuk tujuan tertentu. "Siapa tahu ada pihak lain yang memanfaatkan ini. Marilah kita selidiki bersama-sama sehingga tidak ada salah paham," katanya.
Blank spot area yang dipasang di LP Kerobokan adalah bantuan dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Tujuan pemasangan alat itu adalah untuk mengantisipasi kemungkinan penyelundupan narkoba dan barang-barang berbahaya ke dalam LP terbesar di Bali ini.
Alat ini dipasang di tempat-tempat tertentu, khususnya pada blok yang menampung napi dan tahanan narkotika.
Sebelumnya, Indosat menuding blank spot area milik LP Kerobokan telah menggangu sinyal milik mereka hingga radius 5 km. Akibat gangguan itu, ribuan pelanggan Indosat melayangkan protes keras.
(gds/ash)