Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Menjanjikan, Pasar Seluler Luar Jawa di 2008

Menjanjikan, Pasar Seluler Luar Jawa di 2008


- detikInet

Jakarta - Sekalipun persaingan semakin keras, peluang pasar seluler untuk terus tumbuh di 2008 diyakini masih tetap terbuka luas.

Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja berpendapat, peluang seluler masih sangat besar karena penetrasi di Indonesia masih cukup rendah dibandingkan jumlah populasi penduduk yang ada.

"Penetrasi yang rendah inilah yang akan menjadi opportunity," ujarnya ketika bincang-bincang santai dengan detikINET dan beberapa media lainnya di Kupang, baru-baru ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 2008 ini, lanjutnya, pertumbuhan pelanggan diperkirakan masih akan didominasi pelanggan di luar Jawa untuk kategori pelanggan baru. "Di Jawa masih akan tumbuh, tetapi tidak sebesar di luar pulau Jawa."

Hingga akhir 2007 lalu, pelanggan seluler di Indonesia diperkirakan telah mencapai sekitar 80 juta pelanggan dari kisaran 240 juta jiwa populasi penduduk. Telkomsel saat ini, kata Kiskenda, telah melayani lebih dari 46 juta pelanggan.

Untuk mengejar pelanggan baru, menurut sang dirut, Telkomsel tetap berkomitmen untuk terus memperluas cakupannya hingga ke pelosok dengan memperhatikan keseimbangan termasuk kebutuhan dan kemampuan masyarakat setempat.

"Secara umum kebutuhan layanan selular di Jawa cenderung ke arah fitur dan layanan. Sedangkan luar Jawa pada pemenuhan high growth dengan pembangunan BTS baru," tukasnya kepada detikINET melalui pesan singkat.

Telkomsel sendiri di 2008 berencana akan membangun lagi infrastruktur BTS sebanyak 5.000 titik yang sudah termasuk untuk layanan seluler generasi ketiganya (3G). Hingga akhir 2007, operator tersebut telah memiliki sebanyak 20 ribu BTS.

Adapun belanja modal atau capital expenditure (capex) yang disiapkan untuk 2008 sebanyak US$ 1,7 miliar. Menurut Kiskenda, alokasi dana tersebut meningkat dari anggaran tahun sebelumnya US$ 1,5 miliar.

Peluang serupa ternyata juga dibidik Indosat, operator yang memiliki jumlah pelanggan seluler terbanyak kedua di Indonesia.

Direktur Utama Indosat Johnny Swandi Sjam mengatakan, demi mengantisipasi persaingan seluler di 2008, Indosat akan terus konsisten dengan strategi perluasan jangkauan, peningkatan kehandalan jaringan, penguatan jalur distribusi, serta terus meluncurkan program-program pemasaran dan layanan yang inovatif.

"Dengan semua itu kami optimistis dapat mencapai target penambahan jumlah pelanggan sebanyak enam juta di 2008 dan peningkatan revenue perusahaan sekitar 18%," ungkapnya. (rou/wsh)







Hide Ads