Kreatifitas yang dimaksud disini bukanlah kreatifitas dalam arti sebenarnya, melainkan kekreatifan yang terkadang menjurus pada pelanggaran.
A. Haryawirasma Ketua Indonesia Mobile & Online Content Association (IMOCA) mengatakan, hal itu terjadi salah satunya akibat dari adanya tekanan target setoran dari operator sehingga membuatnya dituntut untuk kreatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IMOCA sendiri, lanjut Rasmo, telah mempunyai aturan agar kekreatifan yang dilakukan anggotanya tidak melenceng. Bahkan, sekarang ini aturan tersebut sudah sampai pada tahap revisi 2.
Takaran Keseriusan
Menurut Judy Natasatria Adhitianto, anggota Asosiasi Telepon Seluler Indonesia (ATSI), target yang dimaksud tersebut adalah ukuran kuota yang diukur dari revenue yang didapat para CP dari pelanggannya.
Ia mencontohkan di Indosat yang memiliki tiga kategori kerja sama bagi para CP. Untuk tingkat C, yang paling rendah, CP dipatok target revenue Rp 50 juta setiap bulannya dengan kompensasi pembagian 50-50. Artinya, jika CP tersebut suatu saat tidak mencapai targetnya dalam satu bulan, mereka tetap diwajibkan menyetor pembagian yang sudah ditetapkan operator.
Ditambah lagi, setiap enam bulan sekali kinerja para CP itu dievaluasi. Bagi yang tidak memenuhi batas minimal, Judi menegaskan, pihaknya tidak segan-segan untuk 'menendang' CP itu alias memutus kerjasama.
"Hal ini dilakukan untuk melihat keseriusan CP tersebut. Mereka memang mau dan serius atau tidak dalam menjalankan bisnisnya. Jadi bukan target hanya mengejar untung saja," tukas Judy yang juga menjabat Group Head Gaming & Content Indosat.
Meski demikian, ia pun mengakui akibat tekanan dikejar setoran ini ada beberapa CP yang akhirnya memilih cara yang terlalu 'kreatif' untuk menarik pelanggan, sehingga ujung-ujungnya melanggar aturan.Β (ash/dwn)