Demikian keterangan Kepala Bagian Umum dan Humas Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Gatot S. Dewa Broto seusai pembukaan dokumen tender di Kantor Balai Telekomunikasi dan Informatika Pedesaan (BTIP), Menara Rapindo -- Jakarta -- Rabu (28/11/2007).
Menurut Gatot permintaan layanan telepon pedesaan beroperasi di 2009 itu tidak berlebihan mengingat pemenang tender itu nantinya bisa mulai membangun pada awal 2008. "Deployment paling makan waktu 12 bulan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Gatot mengatakan infrastruktur telepon pedesaan yang dibangun oleh pemenang nantinya akan terbuka untuk kerjasama business to business (B2B). Tarif interkoneksi untuk kerjasama B2B itu, imbuh Gatot, juga tak boleh lebih tinggi. "Harus di bawah ketentuan yang ditetapkan saat itu," tukasnya.
Gatot menegaskan pihak regulator akan selalu mengawasi pelaksanaan layanan telepon pedesaan. "Kami akan memonitor terus. Itu semua di bawah kontrol pemerintah," ia menandaskan.Β (wsh/wsh)