Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Slot Orbit Satelit Korban 'Salah Asuhan' Sudah Pulang

Slot Orbit Satelit Korban 'Salah Asuhan' Sudah Pulang


- detikInet

Jakarta - Sebanyak tiga slot orbit satelit yang sempat lepas dari tangan Indonesia akibat 'salah asuhan' kini kembali ke tanah air. Pemerintah pun tersadarkan betapa pentingnya manajemen satelit untuk Indonesia.

Kembalinya tiga filing atau hak penggunaan slot orbit satelit itu merupakan hasil upaya delegasi Indonesia di International Telecommunications Union (ITU) World Radio Communication Conference di Jenewa, Swiss, 22 Oktober sampai 16 November 2007.

Delegasi itu terdiri dari unsur Departemen Luar Negeri, Departemen Komunikasi dan Informatika, Departemen Perhubungan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan beberapa penyelenggara telekomunikasi seperti Telkom, Telkomsel, Indosat, Media Citra Indostar, Pasifik Satelit Nusantara dan Aces.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam konferensi ITU, delegasi Indonesia menyampaikan proposal agar slot orbit itu bisa kembali ke Indonesia. Proposal tersebut pun akhirnya disetujui setelah mendapatkanΒ  dukungan dari beberapa negara. Ketiga slot orbit yang berhasil diselamatkan itu ditempatiΒ  oleh satelit Indostar-1A di 107,7o Bujur Timur (BT), Palapa-C1 di 113o BT, dan Palapa-C4 di 150,5o BT.

Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh, mengatakan, sempat lepasnya ketiga slot orbit satelit ini menjadi pelajaran berharga. "Sekarang kita baru sadar pentingnya manajemen tata kelola internal untuk satelit supaya tidak hilang lagi," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung Depkominfo, Jakarta, Senin (19/11/2007).

Sebelumnya, manajemen satelit di Indonesia boleh dibilang melakukan 'salah asuhan' sehingga ketiga slot tersebut hilang. Pada saat itu, Indonesia disebut tidak mampu memanfaatkan slot yang telah dimiliki.Β  (wsh/wsh)





Hide Ads