Kembalinya tiga filing atau hak penggunaan slot orbit satelit itu merupakan hasil upaya delegasi Indonesia di International Telecommunications Union (ITU) World Radio Communication Conference di Jenewa, Swiss, 22 Oktober sampai 16 November 2007.
Delegasi itu terdiri dari unsur Departemen Luar Negeri, Departemen Komunikasi dan Informatika, Departemen Perhubungan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan beberapa penyelenggara telekomunikasi seperti Telkom, Telkomsel, Indosat, Media Citra Indostar, Pasifik Satelit Nusantara dan Aces.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh, mengatakan, sempat lepasnya ketiga slot orbit satelit ini menjadi pelajaran berharga. "Sekarang kita baru sadar pentingnya manajemen tata kelola internal untuk satelit supaya tidak hilang lagi," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung Depkominfo, Jakarta, Senin (19/11/2007).
Sebelumnya, manajemen satelit di Indonesia boleh dibilang melakukan 'salah asuhan' sehingga ketiga slot tersebut hilang. Pada saat itu, Indonesia disebut tidak mampu memanfaatkan slot yang telah dimiliki.Β (wsh/wsh)