PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) resmi menjalin kolaborasi strategis lewat penandatanganan MoU di Jakarta (10/4). Keduanya akan mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon untuk mendukung operasional green data center.
Dalam kerja sama ini, Telkom mengembangkan ekosistem digital dan data center, sementara PGN memasok biomethane dari limbah sawit di Sumatra. Kolaborasi ini meliputi studi bersama hingga eksplorasi penerapan energi hijau pada data center TelkomGroup, baik di dalam maupun luar negeri.
Bhimo Aryanto dari Danantara Indonesia menyebut kolaborasi ini sebagai momentum penting lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat integrasi antara sektor digital dan energi.
"Sinergi yang dibangun tidak hanya akan menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai baru yang berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional," ujar Bhimo dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan kerja sama ini sejalan dengan ambisi TelkomGroup menjadi pemain infrastruktur digital kelas regional.
"Kolaborasi ini mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan mendorong Indonesia sebagai regional digital hub. Hal ini sejalan dengan ambisi TelkomGroup untuk menjadi digital infrastructure powerhouse di regional," ungkap Dian.
Ada lima wilayah strategis pengembangan data center TelkomGroup yang potensial untuk didukung pasokan energi PGN, yakni Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Kelima wilayah itu telah terintegrasi dengan jaringan pipa gas eksisting PGN.
Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menyoroti peran biomethane sebagai motor transformasi bisnis perseroan menuju era rendah karbon.
"PGN telah melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi bagi infrastruktur masa depan. Inisiatif biomethane untuk data center ini membuka peluang nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional," jelas Arief.
Di level global, TelkomGroup melalui entitas data center-nya NeutraDC juga telah menjalin kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd sejak 2025. Kolaborasi itu difokuskan pada eksplorasi integrasi infrastruktur digital, platform, serta layanan energi berkelanjutan untuk kebutuhan pelanggan enterprise.
Sinergi domestik dan global ini diharapkan menciptakan ekosistem yang komprehensif dalam mendukung pengembangan AI-ready green data center, sekaligus memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemain kunci di ekosistem digital regional.
Sebagai informasi, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto. Turut hadir Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia Bhimo Aryanto beserta sejumlah direksi dari kedua perusahaan.
Simak Video "Inovasi Telkom: Bangun BTS Ramah Lingkungan dari Sabang Sampai Merauke!"
(akn/ega)