800.000 Pelanggan XL Hilang
- detikInet
Jakarta -
PT Excelcomindo Pratama (XL) kehilangan 800 ribu nomor pelanggan. Pun demikian, jumlah pelanggan pada semester I 2007 menjadi stagnan di angka 10,2 juta nomor.Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi mengungkapkan hal tersebut di sela diskusi terbatas 'Kualitas Layanan atau Tarif Murah?' di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (24/7/2007). Namun, hilangnya pelanggan itu memang disengaja oleh XL. "Ada sekitar 800 ribu nomor yang kita hapus dari database, karena sudah tidak produktif. Itu yang menyebabkan penambahan pelanggan hanya 100 ribu. Jika tidak dihapus pelanggan kita mencapai 11 juta," ungkap dia.Hasnul mengatakan, jumlah pelanggan XL pada semester I hanya bertambah 100 ribu. Sehingga hanya naik 1% menjadi 10,2 juta bila dibandingkan periode sebelumnya.Meski demikian, lanjutnya, rata-rata penggunaan pulsa per pelanggan XL (ARPU) meningkat 7% dari Rp 43 ribu pada semester I tahun lalu, menjadi Rp 46 ribu pada paruh pertama 2007 ini.Selain mengalami stagnasi jumlah pelanggan, XL juga mengalami penurunan laba bersih sekitar 17%, dari Rp 358,487 miliar pada semester I 2006, merosot jadi Rp 297,568 miliar.GM Corporate Communication XL, Myra Junor mengatakan, XL juga mengalami rugi selisih kurs sebesar Rp 39 miliar, dari laba kurs periode sebelumnya pada 2006 lalu yang sebesar Rp 207 miliar.Sementara untuk terus meningkatkan pendapatan, kata Hasnul, pada 2008 mendatang XL akan fokus kepada peningkatan kualitas layanan. "Kualitas layanan akan kita bangun sekitar 60%, sedangkan pembangunan BTS untuk coverage sekitar 40%," jelasnya.Ia mengatakan, XL pada 2008 diperkirakan akan menganggarkan belanja modal (capex) sebesar US$ 500 juta-US$ 600 juta. "Jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan capex tahun ini, karena kita akan fokus pada kualitas," tambahnya.Rencananya, dana capex tersebut akan berasal dari kas internal maupun pinjaman dari luar. "Namun jika EBITDA kita cukup besar, maka dana capex kita ambil dari internal tetapi jika masing mengalami kekurangan kita akan cari pendanaan dari luar," katanya.
(rou/wsh)