Waspadai Tipuan Berkedok Telkom
- detikInet
Jakarta -
Divisi Regional (Divre) Telkom yang melayani wilayah Jabodetabek meminta kepada pelanggannya untuk mewaspadai kembali maraknya penipuan mengatasnamakan Telkom Divre II.Executive General Manager Telkom Divre II Adeng Achmad, mengatakan berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Telkom kembali marak seperti pemberitahuan pemenang undian, pemasangan telepon baru, rekrutasi karyawan, dan penipuan perbaikan telepon."Pelanggan harus terus waspada, karena penipunya merupakan sindikat yang terorganisasi rapi," ujarnya kepada wartawan, usai jumpa pers penyerahan bantuan 36 buah mesin pengasapan nyamuk demam berdarah (fogging) senilai total Rp 270 juta, di kantor Telkom Divre II, Gedung Grha Citra, Jakarta, Selasa (24/4/2007).Adeng menegaskan, setiap petugas yang datang ke tiap rumah pelanggan untuk memperbaiki telepon selalu dibekali identitas resmi dan membawa peralatan yang lengkap. Bila ada petugas yang meminjam peralatan atau barang apapun dengan alasan untuk memperlancar perbaikan, maka hal itu perlu diwaspadai juga.Namun demikian, ada pula modus penipuan pelanggan yang dibuat sedemikian rapi dan terorganisir sehingga sulit sekali untuk membedakan. "Modus penipuan seperti ini biasanya melibatkan oknum. Kemarin sudah ada yang berhasil kita tangkap dan sedang diproses," tuturnya.Tindak TegasDengan tertangkapnya sindikat penipuan itu, Adeng mengatakan pihaknya telah menyerahkan kasus tersebut pada pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut."Bila ternyata di balik kasus ini melibatkan oknum pegawai Telkom, kami tidak segan-segan akan menindak keras sesuai aturan yang berlaku di perusahaan ini," Adeng menegaskan."Kegiatan tersebut jelas-jelas merugikan nama baik perusahaan kami. Kita kan di Telkom sedang mencari pelanggan. Masa ada pelanggan yang ingin menggunakan layanan kita persulit?" kata Adeng."Karyawan kami harus menyadari posisinya itu. Nilai-nilai profesional harus selalu dikedepankan dalam melayani pelanggan. Bukan mental ngobyek," tegasnya lagi.
(rou/nks)