Telkom Kerjasama Pengembangan Satelit dengan Cina
- detikInet
Jakarta -
PT Telkom Tbk. bekerja sama dengan penyedia layanan teknologi luar angkasa asal Cina, The China Great Wall Industry Corporation (CGWIC). Pimpinan kedua perusahaan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam mengembangkan dan membuat satelit telekomunikasi.MoU tersebut ditandatangani Direktur Utama/CEO Telkom Arwin Rasyid dan Presiden Direktur CGWIC Wang Haibo di Grand Hyatt Beijing pada 16 Pebruari 2007. Lingkup kerja sama kedua perusahaan tersebut meliputi studi kemungkinan CGWIC untuk menyediakan pelayanan untuk desain, pabrikasi, perakitan, pengetesan dan peluncuran berbagai jenis satelit untuk orbit geo stasioner.Menurut Arwin Rasyid, Telkom membutuhkan teknologi satelit untuk memperkuat lini bisnis telekomunikasi. "Kerja sama dengan CGWIC ini strategis karena Telkom bisa mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) yang menguasai teknologi ini. Kami bisa melibatkan mereka di dalam rancang bangun desain dan pembuatan satelit ini nantinya," tutur Arwin seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (20/2/2007).Dalam tahap awal, Telkom dan CGWIC akan membuat tim kerja bersama untuk menentukan spesifikasi teknis dan desain satelit sesuai dengan kebutuhan yang ada. Pengkajian bersama ini dilakukan selama masa kerja awal satu tahun. Hasil kerja dan kajian tim ini akan disampaikan kepada manajemen kedua perusahaan untuk dikaji aspek finansial dan bisnisnya. Kerjasama SatelitSelama ini teknologi satelit telekomunikasi lebih banyak didominasi negara maju di Amerika, Eropa dan Rusia. Cina kini muncul sebagai salah satu negara yang diakui penguasaan teknologi tingginya. Program kerja sama ini diawali dari kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ke Cina tahun 2006, yang kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan antara delegasi Cina dengan delegasi Indonesia di Jakarta yang dipimpin oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pada tanggal 11-13 September 2006.CGWIC berkantor di District Haidian Beijing, merupakan perusahaan yang diakui pemerintah Cina sebagai penyedia layanan teknologi luar angkasa. CGWIC berada di bawah Kementerian Industri Luar Angkasa Cina dan dikenal reputasinya sebagai pembuat satelit telekomunikasi dan broadcasting. CGWIC juga memiliki kemampuan untuk meluncurkan sendiri satelit. Sejauh ini, Telkom telah dan sedang mengoperasikan sembilan satelit sejak generasi Palapa A hingga kini beroperasi satelit Telkom-1 dan Telkom-2. Kedua satelit tersebut masing-masing diluncurkan 13 Agustus 1999 dan 17 Nopember 2005, dengan masa aktif 15 tahun. Keduanya memiliki cakupan pelayanan di wilayah Asia Tenggara, sebagian India, dan utara Australia.
(nks/amz)