Tarif Industri Turun
Telkomsel Optimistis Patok Pertumbuhan di 2007
- detikInet
Jakarta -
Sekalipun kompetisi di bisnis seluler semakin ketat dan menyebabkan tarif turun, Telkomsel optimistis kembali membukukan pertumbuhan yang signifikan di 2007.Dirut Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengatakan penurunan pendapatan per pelanggan diperkirakan terjadi karena adanya pergeseran segmen pelanggan yang cenderung ke posisi kalangan bawah. Di sisi lain, Direktur Niaga Telkomsel Yuen Kuan Moon membenarkan tarif seluler secara industri cenderung menurun."Tarif akan turun lima persen," ujar Yuen di acara pengumuman Performance 2006/2007 di Gedung Telkomsel, Wisma Mulia, Jakarta, Jumat (5/1/2007).Sementara itu, Kiskenda menyatakan pada 2007 ini Telkomsel mematok target pertumbuhan pendapatan minimal 20 persen. Sedangkan pertumbuhan di 2006 lalu mencapai lebih dari 30 persen. "Saya belum bisa menyebut angka persisnya, karena tahun 2006 belum closing. Angkanya diatas 30 persen," ujar Dirut Telkomsel.Ihwal pertumbuhan di tahun ini, Kiskenda menegaskan bahwa angka 20 persen adalah angka minimal, sehingga realisasinya bisa lebih dari 20 persen.Lebih jauh dijelaskan, angka 20 persen itu sendiri tidak berarti lebih rendah dibandingkan pencapaian 2006. Karena nilai 20 persen pada 2007 bisa lebih tinggi dibandingkan dengan 30 persen pada 2006. "'Karena itu bisa lebih rendah, namun bisa pula lebih tinggi," paparnya kemudian.Telkomsel juga optimistis tahun 2007 masih akan membukukukan pertumbuhan pelanggan yang signifikan. Hingga akhir tahun 2006 pelanggan Telkomsel tercatat 34,9 juta atau mengalami penambahan 10 juta lebih pelanggan dibandingkan tahun 2005. "Tahun 2007 pelanggan diperkirakan tumbuh 50 persen," kata Kiskenda.Pertumbuhan pelanggan di 2007 diperkirakan antara 15 juta hingga 18 juta. Dengan target 50 persen, pelanggan akan bertambah antara 7,5 juta hingga 9 juta.Sekalipun optimisme pelanggan dan pendapatan mengalami peningkatan, nilai pendapatan per pelanggan tiap bulannya (ARPU) diperkirakan akan mengalami penurunan sekitar delapan persen. ARPU Telkomsel pada 2006 dan 2005 statis di kisaran Rp 86 ribu.Sekalipun ARPU diprediksi menurun, Telkomsel mengupayakan peningkatan pendapatan dari sisi lain melalui berbagai inovasi layanan dan bisnis baru, seperti konten 3G, layanan Internet broadband, dan non-human bisnis. (rou)
(rou/rou)