Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Video Seks Aktris Iran Beredar di Internet

Video Seks Aktris Iran Beredar di Internet


- detikInet

Tehran - Malang benar nasib Zahra Amir Ebrahimi, 25, salah satu aktris ternama asal Iran. Ebrahimi harus menghadapi cemoohan dari masyarakat terkait skandal video seks yang beredar di Internet. Karir terancam hancur dan pukulan cambuk siap menantinya.Mengenai video seks itu, aktris yang melejit lewat salah satu film berjudul "Narges" itu menyangkal bahwa wanita yang berperan di film itu adalah dirinya, dan mengatakan kemungkinan ada rekayasa. Mantan tunangannya, seorang asisten produser film, dicurigai menjadi dalang di balik rekayasa itu.Film tersebut, seperti dikutip detikINET dari Guardian, Senin (27/11/2006), sudah beredar di Internet dan pasaran. Tak hanya menggegerkan masyarakat, presiden Iran -- Mahmoud Ahmadinejad -- juga kaget dibuatnya karena pemerintah sedang galak-galaknya memberantas efek buruk budaya barat.Belum terbukti apakah wanita yang ada di film tersebut Ebrahimi. Polisi masih menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Rekayasa?Dalam wawancara eksklusif yang dilakukan Guardian dengan Ebrahimi, Ebrahimi menyangkal bahwa wanita yang ada di film itu adalah dirinya."Saya menonton film itu setelah saya mendengar kabar dari teman-teman saya. Tapi gadis di film itu bukan saya," tegasnya.Lebih lanjut, Ebrahim mengakui bahwa ada beberapa kesamaan dengan peran yang dimainkan di film Narges. "Tapi bisa saja orang tersebut didandan sedemikian rupa agar mirip dengan saya," ujarnya.Sementara itu menurut beberapa pakar hukum, sangkalan Ebrahimi kemungkinan cukup menghindarinya dari jerat hukum. Di bawah undang-undang Iran, seseorang bisa dijerat hukuman jika dikuatkan oleh bukti-bukti atau pengakuan dari tersangka. Menurut hukum di sana, seks yang dilakukan dua orang yang belum menikah bisa diganjar hingga 99 kali cambuk. Mantan tunangan Ebrahimi saat ini sudah ditahan dan sedang diperiksa. Dirinya juga mengaku terlibat dalam pembuatan film itu, namun menegaskan bahwa film tersebut dibuat atas kemauan Ebrahimi. Dirinya diancam hukuman penjara hingga 3 tahun dan denda 100 juta Rial lebih (1 Rial = Rp 0,98. Sumber: xe.com) jika terbukti bersalah dan menyebarkan film tersebut.Di lain sisi Ebrahimi mengaku bahwa film itu kemungkinan merupakan balas dendam dari mantan tunangannya, karena telah memutuskan hubungan mereka setahun lalu."Dia terlalu sering berselingkuh dan hubungan kami berakhir setahun lalu. Dia pernah mengancam akan merusak popularitas saya," tutur Ebrahimi.Diperkirakan sebanyak 100.000 salinan film sudah beredar dalam dua bulan terakhir. (dwn) (dwn/dwn)







Hide Ads