Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
660 Sambungan Telepon Dibabat Lumpur Lapindo

660 Sambungan Telepon Dibabat Lumpur Lapindo


- detikInet

Surabaya - Jebolnya tanggul penyangga luapan lumpur PT Lapindo Brantas, di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, juga berdampak pada sarana Telekomunikasi. Tercatat sebanyak 660 Satuan Sambungan Telepon (SST) milik PT Telkom terputus total sejak 10 Agustus 2006.Akibat kejadian tersebut, pelanggan dengan nomor awal (0343)-851XXXX hingga 855XXXX tidak dapat menggunakan sarana komunikasinya. PT Telkom Tbk., dalam keterangan tertuls yang dikutip detikINET, Minggu (13/8/2006) menyebutkan bahwa kejadian ini adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya, pada 07 Juli 2006, sekitar 423 SST juga terputus akibat tertabraknya kabel optik oleh alat-alat berat di Desa Siring dan Reno Kenongo. "Sambungan telepon baru dapat dinormalkan kembali pada tanggal 12 Juli 2006," kata Manager Komunikasi Telkom Jawa Timur, Djadi Soegiarto.Selain diakibatkan oleh jembolnya tanggul lumpur, gangguan kali ini disebabkan pula karena proyek pelebaran jalan di kawasan Siring yang menggunakan alat-alat berat. Menjelaskan masalah kerugian yang dialami, Djadi mengatakan bahwa Loss Oppurtunity akibat kejadian ini antara Rp 2-3 Juta tiap harinya. "Masih ada beberapa infrastruktur milik Telkom lainnya yang terancam rusak, mengingat ketinggian antara rumah kabel Fibre Optic dengan lumpur hanya berkisar 50 cm saja," ujarnya.Terjunkan 35 orang Telkom RangerSementara itu, setelah melakukan peninjauan langsung di lapangan, Deputy EGM Telkom Jatim, Husni Thamrin segera menerjunkan 35 orang pasukan Telkom Ranger yang sebelumnya telah diberikan pelatihan di Kopassus Grup 2 Kartosuro.Disamping melakukan penanganan rusaknya infrastruktur telekomunikasi akibat gangguan bencana alam, tugas utama dari Telkom Ranger juga membantu dalam pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan, serta evakuasi korban bencana. "Keselamatan kerja harus tetap menjadi prioritas utama, adanya sumur warga yang tertutup oleh genangan lumpur merupakan salah satu bahaya yang harus diwaspadai," kata Husni Thamrin. (nks) (ketepi/)






Hide Ads