Interkoneksi Rugikan Telkom Rp 250 M, Telepon Bakal Naik?
- detikInet
Jakarta -
Perubahan tarif interkoneksi diklaim akan meningkatkan biaya Telkom. Apakah ini akan mengakibatkan kenaikan tarif telepon?Dalam rapat regulator dan operator mengenai tarif interkoneksi berbasis biaya yang digelar Senin 24 Juli 2006, telah disepakati sebuah aturan tarif interkoneksi terbaru. Terkait aturan tersebut, Telkom telah melayangkan sebuah surat kepada regulator. Dirut Telkom Arwin Rasyid menyangkal bahwa surat tersebut merupakan pernyataan keberatan Telkom. "Pada intinya, bahwa dengan interkoneksi berbasis biaya, setelah kita hitung-hitung, akan ada dampak terhadap kita punya biaya. Biaya itu akan meningkat dan itu sudah kita laporkan pada regulator," ujar Arwin di Grha Cipta Caraka, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (01/08/2006). Surat itu, ujar Arwin, diharapkan bisa jadi pertimbangan regulator. "Patut diperhatikan juga, regulasi kan ada pengaruhnya terhadap bisnis. Untuk interkoneksi ini ada pengaruh terhadap bisnis kita," ujar Arwin. "Perhitungan kasar sih, bisa pengaruhi peningkatan biaya Rp 150 sampai 250 milyar per tahun," Arwin menambahkan. Namun Arwin tidak menjelaskan dengan apa peningkatan biaya itu nantinya akan ditutupi. Ketika ditanya soal kemungkinan tarif telepon naik akibat perubahan tarif interkoneksi, Arwin diam seribu bahasa. Di kesempatan yang berbeda, Dirjen Postel sekaligus Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia Basuki Yusuf Iskandar menginginkan kesepakatan hasil rapat tetap dijalankan. "Itu kan sudah disepakati bersama, jadi harus tetap dijalankan," ujarnya. (wsh)
(wicak/)