4G XL Axiata Selimuti 61 Ribu Desa/Kelurahan

4G XL Axiata Selimuti 61 Ribu Desa/Kelurahan

ADVERTISEMENT

4G XL Axiata Selimuti 61 Ribu Desa/Kelurahan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 17 Okt 2022 10:30 WIB
Teknisi XL Axiata sedang melakukan pemeriksaan perangkat base transceiver station (BTS) 4G di atas tower yang berada di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (24/8).
4G XL Axiata Selimuti 61 Ribu Desa/Kelurahan. Foto: Tripa Ramadhan
Jakarta -

XL Axiata terus memperluas jaringan 4G di seluruh Indonesia. Bertepatan dengan usianya yang ke-26, saat ini 4G XL Axiata telah melayani pelanggan dan masyarakat di 61 ribu desa/kelurahan.

Itu setara dengan lebih dari 5.700 kecamatan, 469 kabupaten/kota di seluruh tanah air. Ini juga termasuk lebih dari 350 desa yang berada di wilayah Terluar, Tertinggal, dan Terdepan (3T). XL Axiata berjanji pembangunan jaringan 4G akan terus dilakukan seiring meningkatknya kebutuhan masyarakat akan akses internet dan bertambahnya jumlah pelanggan.

"Setiap tahun, sekitar 70% capex atau belanja modal, kami peruntukkan guna membangun jaringan. Sebagai operator telekomunikasi dan data, XL Axiata harus memiliki jaringan yang memadai, termasuk teknologi terkini dan kapasitas yang mencukupi, untuk menopang berbagai layanan yang dibutuhkan oleh pelanggan dan masyarakat," ujar Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa dalam keterangan tertulisnya.

"Jaringan juga harus terus kami tingkatkan seiring dengan terus tumbuhnya trafik data dari tahun ke tahun. Dalam lima tahun terakhir, trafik telah meningkat hingga 430%, yang didorong oleh meningkatnya kebutuhan pelanggan dan juga bertambahnya pelanggan," sambungnya.

Gede menyebut, dalam tiga tahun terakhir pihaknya telah membangun lebih dari 40 ribu BTS 4G dan 33 ribu kilometer jaringan fiber optic.Saat ini XL Axiata memiliki lebih dari 144 ribu BTS, di antaranya lebih dari 88 ribu BTS 4G, dengan komposisi sekitar 55% berada di pulau Jawa dan sekitar 45% berada di luar Jawa.

Untuk jaringan fiber optik, operator seluler ini memiliki lebih dari 130 ribu kilometer. Selain itu, XL Axiata ikut membangun Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut (SKKL) dari California, Amerika Serikat, melintasi Samudera Pasifik ke Indonesia dan Singapura, setelah sebelumnya telah memiliki SKKL Batam - Serawak Malaysia.

XL Axiata juga mendukung program pemerintah melalui skema Universal Service Obligation (USO) untuk menyelenggarakan layanan telekomunikasi dan data bagi masyarakat di area yang sama sekali belum mendapatkan layanan tersebut.

Bekerja sama dengan Bakti Kominfo, melalui program USO, saat ini XL Axiata telah memberikan layanan kepada masyarakat di 360 desa yang tersebar di 62 kabupaten dan 17 provinsi. Sementara itu, melalui program koordinasi pembangunan desa wilayah Non-3T dengan Kementerian Kominfo, XL Axiata telah melayani 460 desa terpencil, termasuk yang berada di Kepulauan Natuna, pada desa Mekar Jaya dan Sedanau Timur.

"Keberadaan jaringan telekomunikasi dan data yang berkualitas, setidaknya 4G, saat ini sangat krusial untuk memfasilitasi masyarakat meningkatkan literasi digital guna bersiap diri masuk ke era serba digital. Karena itu, XL Axiata berkomitmen kuat untuk sekuat tenaga terus membangun jaringan 4G dan mempersiapkan jaringan 5G," jelas Gede.



Simak Video "Kantor Kominfo Digeledah Kejagung Terkait Kasus Dugaan Korupsi BTS"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/agt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT