Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Broadband US$ 10 per Bulan
e-Gov Jepang, Ajang Demokrasi Virtual
Broadband US$ 10 per Bulan

e-Gov Jepang, Ajang Demokrasi Virtual


- detikInet

Bandung - Implementasi e-Government (e-gov) di Jepang tak hanya sebatas situs belaka. E-Gov di Negeri Sakura itu sudah jadi ajang demokrasi virtual.Hal itu diungkap Toshio Obi, Profesor dari Universitas Waseda Jepang. Pria paruh baya itu turut menjadi pembicara di dalam acara Konferensi Nasional e-Indonesia Initiative 2006 yang berlangsung di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB) - Bandung, Kamis (4/5/2006)."E-Gov di Jepang kami gunakan untuk e-Democracy. Apapun yang terjadi setiap diskusi parlemen, langsung di publikasikan saat itu juga. Jadi publik tahu apa yang terjadi", tuturnya."E-Democracy yang transparan itu jadi atmosfir yang baik bagi masyarakat berbasis informasi", imbuhnya.Di dalam masyarakat berbasis informasi, dia juga mengatakan bahwa yang bertindak sebagai CIO (Chief Incormation Officer) ialah kepala negara. "CIO-lah yang menentukan langkah dan melakukan inisiatif", ujarnya.Menurutnya, pemerintah Jepang membangun infrastruktur jaringan pita lebar (broadband) menggunakan serat optik (fiber optic) dan memberlakukan tarif internet murah demi menjadikan masyarakatnya berbasis informasi."Kami menekan tarif internet serendah mungkin. Hanya US$10 per bulan demi mempromosikan internet (broadband) guna memenuhi target WSIS di Tunisia", tandasnya.WSIS atau World Summit of Information Society merupakan ajang konferensi tingkat tinggi (KTT) tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk peningkatan taraf hidup secara global. (rou) (donnybu/)





Hide Ads