Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
CEO Nokia:
'Pasar Ponsel Masih Berkutat di Voice'
CEO Nokia:

'Pasar Ponsel Masih Berkutat di Voice'


- detikInet

Las Vegas - Saat ini pasar ponsel masih berkutat di komunikasi suara (voice). Hal ini diungkapkan CEO Departing Nokia, Jorma Ollila, pada pidatonya di pameran CTIA Wireless 2006.Selama 10 tahun terakhir, menurut Ollila, pertumbuhan ponsel makin booming. Dulu, saat Ollila mulai mengambil menjabat sebagai CEO Nokia pada 1992, populasi pengguna ponsel dunia tercatat tidak sampai 1 persen. Tapi saat ini, pengguna ponsel dunia sudah mencapai 2,2 miliar orang. Angka tersebut diharapkan naik menjadi 3 miliar menjelang akhir 2008.Namun, ketatnya persaingan memaksa perusahaan telekomunikasi untuk fokus ke aplikasi baru, seperti mobile TV, download musik dan mobile e-mail. Ini dilakukan untuk mendongkrak pendapatan mereka.Tetapi Ollila mengimbau agar industri jangan terlalu mengindahkan masalah tersebut. Menurutnya, aplikasi voice masih akan terus mendominasi ponsel. "Mobile voice masih menjadi killer aplikasi," katanya.Ollila juga menambahkan, pertumbuhan pelanggan masih dipicu oleh voice. Dan voice akan menjadi bentuk komunikasi yang paling berharga untuk jangka waktu yang lama. "Memang masih banyak yang harus diperbaiki, misalnya koneksi voice dan handset," katanya lagi.Ollila mengaku dirinya juga tidak mengabaikan pentingnya fitur seperti kamera dan video player. Saat ini, ponsel Nokia juga banyak yang dipersenjatai dengan kamera. Bahkan mendukung DVB-H, teknologi yang memungkinkan perangkat mem-broadcast video ke ponsel secara multicast.Pada saat yang sama (di pameran CTIA-red), Ollila juga memperkenalkan empat ponsel teranyar Nokia yang akan dipasarkan di Amerika Utara. Keempatnya adalah Nokia seri 6126, 2365i, 2865i dan 6175i.Nokia 6126 untuk jaringan GSM/EDGE, adalah ponsel lipat tipis yang dilengkapi dengan kamera 1.3 megapixel dan pemutar musik digital yang bisa menampung hingga 1.000 lagu. Sementara itu, tiga ponsel lainnya bertipe CDMA. Demikian dilansir detikINET dari Cnet Jumat (7/4/2006). (dwn) (ien/)





Hide Ads