Pencurian Komputer Marak di Yogyakarta
- detikInet
Yogyakarta -
Kasus pencurian komputer di beberapa sekolah di Daerah Istimewa Yogyakart (DIY) kembali meningkat. Beberapa hari terakhir ini sedikitnya ratusan komputer milik sekolah disikat kawanan pencuri.Pada hari Jumat (31/3/2006), di SMAN Playen Gunungkidul sedikitnya 22 CPU komputer hilang dengan kerugian Rp 55 juta. Sedangkan pada hari Minggu (2/4/2006), sebanyak 23 CPU serta printer dan uang dalam brankas sebesar Rp 62 juta milik SMKN 1 Kalasan Sleman juga digasak pencuri. Total kerugian mencapai Rp 184 juta."Tahun ini kasus pencurian komputer di sekolah-sekolah kembali meningkat. Akhir bulan dan awal bulan ini sudah dua kali terjadi," kata Direktur Reserse dan Kriminal (Direskrim) Polda DIY Kombes Tatang Sumantri kepada wartawan di Mapolda DIY, Ringroad Utara Condongcatur Depok, Sleman, Senin (3/4/2006).Menurut Tatang dari dua kasus tersebut diperkirakan pelakunya merupakan komplotan yang sama dan spesialis pencurian komputer sekolah. Jumlah pelaku lebih dari satu orang dan menggunakan mobil serta tahu teknologi. Diduga aksi pencurian dimulai sekitar pukul 02.30 WIB hingga pukul 04.00 WIB."Buktinya yang diambil hard disk dan prosesor yang bernilai jual tinggi yakni jenis Pentium III dan IV," kata Tatang.Dia mengatakan saat ini petugas terus intensif melakukan penyelidikan dua kasus pencurian tersebut. Sebab yang dicuri sebagian besar adalah komputer yang ada di laboratorium masing-masing sekolah. Di SMKN 1 Kalasan, komputer yang dicuri berada di laboratorium bahasa sebanyak 17 unit. Sedangkan 6 unit komputer lainnya berada di ruang tata usaha (TU) sekolah. Sebelum beraksi, mereka lebih dulu memanjat pagar sekolah dan menjebol tralis dan jendela ruangan. "Petugas masih meminta keterangan beberapa orang saksi baik penjaga malam sekolah maupun saksi lain. Kami juga menyelidiki kemungkinan barang-barang itu masuk ke toko atau penadah baik di Yogya atau di luar kota," kata Tatang. (ddn)
(donnybu/)