Upaya Telkomsel Wujudkan Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh

Upaya Telkomsel Wujudkan Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh

Jihaan Khoirunnisaa - detikInet
Selasa, 17 Agu 2021 08:39 WIB
Ilustrasi BTS Telkomsel.
Foto: dok. Telkomsel
Jakarta -

Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, Telkomsel terus berupaya melakukan inovasi. Hal ini demi membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan kemerdekaan harus dimaknai dengan melanjutkan ketangguhan para pendahulu dalam menghadapi berbagai tantangan di masa kini. Salah satunya lewat pemanfaatan teknologi.

"Hari kemerdekaan merupakan momen tepat bagi kita bersama untuk kembali memaknai perjalanan panjang yang sudah dilalui oleh bangsa ini. Para pendahulu kita telah menunjukkan ketangguhannya dalam melalui berbagai tantangan di tiap fase kehidupan. Maka dari itu, Telkomsel sebagai leading digital telco company berupaya melanjutkan perjuangan tersebut dengan turut mengiringi perjalanan bangsa menghadapi berbagai tantangan di era modern melalui pemanfaatan keunggulan teknologi serta inovasi layanan yang menegaskan ketangguhan kita bersama sebagai bangsa untuk dapat terus tumbuh dari waktu ke waktu," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/8/2021).

Hendri menjelaskan sampai dengan saat ini pihaknya terus berupaya untuk berkontribusi dalam mengoptimalkan segala peluang melalui penguatan trifecta digital guna memperkuat ekosistem digital Telkomsel yang komprehensif, terintegrasi, dan inklusif.

Penguatan Kapabilitas Digital untuk Konektivitas yang Prima

Selain itu, Hendri menjelaskan Telkomsel terus memperluas cakupan jaringan broadband di seluruh Indonesia. Diketahui, hingga Maret 2021 tercatat ada lebih dari 234 ribu Base Transceiver Station (BTS) yang telah dibangun Telkomsel dan menjangkau 95% wilayah populasi Indonesia.

Diungkapkannya, secara khusus Telkomsel juga telah menggelar lebih dari 400 unit BTS Merah Putih dan memastikan seluruh BTS Universal Service Obligation (USO) untuk menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta perbatasan negara yang seluruhnya telah terhubung dengan teknologi 4G/LTE Telkomsel. Serta menargetkan untuk membangun jaringan broadband di sekitar 1500 desa di wilayah non-3T secara bertahap hingga 2022.

Hendri menyebut per Juli 2021, pihaknya sudah memperluas cakupan akses layanan VoLTE ke 132 kabupaten/kota di Indonesia dari 230 kabupaten/kota yang ditargetkan tercapai akhir tahun ini. Menurutnya, Telkomsel juga akan mengembangkan komersialisasi jaringan teknologi 5G secara bertahap dan terukur. Diketahui saat ini jaringan 5G sudah menjangkau sejumlah titik di 9 kota. Dengan begitu diharapkan dapat mendorong aksesibilitas masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi.

Tidak hanya itu, lanjut dia, Telkomsel juga menghadirkan produk dan layanan broadband sebagai penunjang pengalaman konektivitas digital di masa new normal, yakni melalui Paket Darurat, Paket Kuota Ketengan, Paket Kuota Belajar, Paket Keluarga, dan banyak lagi, termasuk mendukung penyaluran program bantuan kuota internet dari pemerintah untuk para pelajar dan pengajar yang juga dilengkapi dengan program Merdeka Belajar Jarak Jauh dari Telkomsel.

Penguatan Kapabilitas Digital melalui Layanan dan Platform Digital

Dalam rangka memperkuat ekosistem digital nasional, Hendri menyebut pihaknya juga melakukan sejumlah upaya pengembangan beragam platform digital. Salah satunya dengan menghadirkan aplikasi MyTelkomsel. Sehingga pelanggan dapat mengakses layanan Telkomsel dengan lebih mudah, cukup di dalam satu aplikasi.

Telkomsel juga menggandeng sejumlah pihak untuk mengembangkan platform digital, seperti MAXstream, Dunia Games, dan yang terbaru Kuncie. Lewat ketiganya, ia berharap Telkomsel dapat semakin meningkatkan pemberdayaan stakeholder dalam mengembangkan ekosistem gaya hidup digital di Indonesia. Misalnya lewat kolaborasi dengan para sineas untuk menghadirkan film lokal berkualitas, meluncurkan platform games bersama para developer lokal, hingga mengajak para praktisi dan ahli berbagi ilmu untuk memberikan wadah 'reskilling' dan 'upskilling' masyarakat menjadi entrepreneur yang tangguh di era digital.

Adapun di sektor bisnis, Hendri mengatakan Telkomsel menyediakan 99% Usahaku guna memperluas akses pasar bagi para pelaku UMKM. Pelaku usaha juga bisa mendapatkan ilmu dan tips yang bisa diterapkan dalam bisnisnya. Bagi para pelaku usaha di sektor industri media dan periklanan, lanjut ia, Telkomsel memiliki TADEX yang mampu menghubungkan media dan brand dengan lebih baik sekaligus membantu mendorong kemajuan industri media secara berkelanjutan. Di samping itu melalui Telkomsel IoT, Hendri berharap dapat menjadi solusi untuk membantu mengakselerasi transformasi digital di berbagai lintas sektor industri.

"Melalui anak perusahaan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), Telkomsel juga mulai fokus dalam pemberdayaan digitalpreneurs dengan aksi investasi dan kolaborasi yang mengedepankan synergy value. Telkomsel turut membuka diri dalam berbagai peluang kolaborasi sebagai salah satu upaya untuk dapat mengembangkan pemanfaatan layanan teknologi terkini. Seperti aksi kolaborasi yang dilakukan bersama Gojek dengan mengintegrasikan layanan iklan digital, mendigitalisasi mitra outlet Telkomsel, hingga memperluas akses mitra UMKM Gojek untuk menjadi mitra reseller Telkomsel," terangnya.

Menurutnya, Telkomsel juga menyediakan program pengembangan talenta digital, di antaranya program Tinc untuk mengakselerasi startup Tanah Air di tahap seed funding dan memperkuat nilai yang dapat diberikannya bagi target sasaran, The NextDev sebagai wadah untuk melahirkan solusi berbasis aplikasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, serta program IndonesiaNEXT untuk mendukung pertumbuhan semangat siap kerja dan kewirausahaan demi meningkatkan daya saing generasi muda hingga ke tingkat global. Tak ketinggalan, Telkomsel membuka lab inovasi Inno[X]tion untuk mendorong peningkatan kapabilitas SDM sehingga mampu memberi nilai tambah lewat setiap produk, layanan, dan inovasi yang dirancang.

Hendri mengatakan, Telkomsel juga mengajak masyarakat memanfaatkan ekosistem digital Telkomsel untuk dapat saling menolong dimulai dari langkah sederhana #YangKitaBisa lakukan bersama. Salah satunya dengan memberikan akses untuk mendapatkan bantuan melalui Peduli Sesama, akses layanan kesehatan melalui Peduli Sehat, dan dukungan pembelajaran jarak jauh melalui Peduli Belajar.

Ia mengungkapkan sebelumnya Telkomsel telah menghadirkan upaya penanggulangan COVID-19, meliputi pengamanan standar Quality of Service (QoS) dan berbagai program corporate social responsibility (CSR). Dalam melakukan CSR, lanjut dia, Telkomsel turut menggandeng sejumlah pihak memberikan donasi berupa alat ventilator dan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis di seluruh Indonesia yang dilakukan di awal pandemi, menyalurkan donasi dari karyawan maupun jajaran Direksi Telkomsel, hingga memberikan paket data khusus bagi tenaga medis di rumah sakit rujukan dan darurat penanganan COVID-19.

"Untuk dapat melalui masa sulit ini, bangsa Indonesia haruslah tangguh. Dan ketangguhan dapat diperoleh apabila kita bisa bergerak bersama mulai dari #YangKitaBisa. Karena itu, Telkomsel memaknai Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia dengan semangat perubahan, yaitu semangat yang mendorong komitmen Telkomsel untuk terus mempertahankan ketangguhan di masa perubahan dan terus berinovasi demi mengakselerasi bangsa. Kami pun mengajak setiap masyarakat untuk memupuk semangat ini, menjadikan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh nyata adanya, sehingga kita semua bisa bersama-sama menegaskan tetap selalu tangguh dengan tujuan untuk #BukaPeluangUntukTumbuh lebih jauh," pungkasnya.



Simak Video "Bantuan dari Polri untuk UMKM di Tengah HUT ke-76 RI"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)