Layanan Telekomunikasi Tetap Aman Usai Gempa Kepulauan Talaud

Layanan Telekomunikasi Tetap Aman Usai Gempa Kepulauan Talaud

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 22 Jan 2021 17:13 WIB
Titik gempa di Timur Laut Sulut.
Foto: Dok. BMKG
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaporkan kondisi terkini infrastruktur dan layanan telekomunikasi pasca gempa berkekuatan magnitudo 7,0 di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Kamis Malam (21/1).

Disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M Ramli bahwa hingga saat ini operator seluler menyampaikan tidak mengalami gangguan akibat gempa di Kepulauan Talaud.

"Layanan seluler tetap dapat dinikmati oleh masyarakat di wilayah tersebut. Begitu juga layanan dan infrastruktur milik PT Telkom yang dilaporkan masih aman dan terkendali," kata Ramli kepada detikINET, Jumat (22/1/2021).

Kendati terpantau layanan telekomunikasi di Kepulauan Talaud aman pasca gampe, Kominfo tetap akan melakukan monitoring terhadap jaringan dan layanan di daerah tersebut.

"Kementerian Komunikasi dan Informatika tetap akan melakukan monitoring terhadap jaringan dan layanan telekomunikasi di Kepulauan Talaud dan meminta operator terus dapat meningkatkan layanan serta mengantisipasi jika terdapat gempa susulan," ungkap Ramli.

Diberitakan sebelumnya, setelah diguncang gempa Sulut, BNPB menyebutkan di Kepulauan Talaud sempat tidak ada penerangan atau lampu mati serta komunikasi juga agak sulit.

"Saat ini BPBD setempat sedang menghimpun informasi dari desa-desa yang teridentifikasi merasakan guncangan gempa. Informasi yang diterima BNPB menyebutkan kondisi di Kepulauan Talaud sekarang ini tidak ada penerangan atau lampu mati serta komunikasi juga agak sulit," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati.

Data per Kamis (21/1) pukul 21.44 Wita atau waktu setempat, tercatat dampak gempa berupa kerusakan bangunan dengan kategori ringan hingga sedang.

Kerusakan teridentifikasi di Desa Bantik, Kecamatan Beo, berupa dinding belakang rumah roboh. Dua kerusakan lain berada di Desa Rae, Kecamatan Beo Utara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan kerusakan di desa ini pada kategori rusak ringan.

Terkait dengan dampak korban, BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud masih melakukan monitoring di lapangan.



Simak Video "Warga Sulbar Bantu Bongkar Sekolah Terdampak Gempa"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)