Mengapa USO Ditenderkan?
- detikInet
Jakarta -
Meski dananya dari semua operator, proyek pembangunan infrastruktur di daerah terpencil akan ditenderkan. Kenapa?Universal Service Obligation (USO) adalah proyek pembangunan infrastruktur telekomunikasi agar menjangkau seluruh daerah di Indonesia, termasuk yang terpencil. Proyek tersebut akan dibangun dengan dana yang dipungut dari operator telekomunikasi. Menurut Gatot S. Dewa Broto, Kepala Bagian Umum dan Humas Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel), tender USO akan digelar April 2006 ini. Saat ini, Januari 2006, sedang berlangsung pembicaraan mengenai model tendernya. Mengapa USO ditenderkan? Tentunya agar pembangunan bisa berjalan lebih baik. Namun apakah tender ini akan menarik bagi calon peserta tender? Dalam pembicaraan mengenai model tender, lanjut Gatot, muncul wacana pemenang tender dilibatkan dalam operasional. Hal ini yang akan menjadi daya tarik tambahan bagi calon peserta tender."Jadi tidak cuma membangun, tapi ikut dalam operasional selama lima tahun. Tentunya ini akan mencakup bagi hasil, mencari keuntungan, dan segala macam," ujarnya kepada detikINET, Kamis (26/01/2006). Wacana melibatkan pemenang tender USO secara lebih jauh itu muncul karena selama ini pembangunan USO tidak diikuti dengan perawatan. Dengan melibatkan operator, tentunya akan ada perawatan yang dilakukan."Banyak masyarakat di daerah-daerah USO yang mengira penggunaannya juga gratis, padahal cuma pembangunan yang gratis," lanjut Gatot. Tahun ini Pemerintah berencana membangun USO di 10.001 desa dengan jumlah saluran sambungan tetap (SST) sebanyak 27.113 SST. Rencananya USO akan selesai pada tahun 2010 dengan total terbangun 114.766 SST di 44.809 desa. (wsh)
(wicak/)