Toshiba Siapkan Ponsel dengan Disk Terkecil
- detikInet
Jakarta -
Toshiba telah menyiapkan ponsel terbarunya. Ponsel bertipe W41T tersebut akan memakai disk drive terkecil di dunia. Ukurannya hanya 2,1 centimeter (cm). Menurut salah satu sumber di Jepang, drive itu dibuat oleh Toshiba sendiri.Sementara itu provider layanan ponsel Jepang, KDDI Corporation, mengatakan handset W41T akan dijual di Jepang mulai awal bulan depan. April 2006, KDDI akan mulai meluncurkan layanan download musik terbarunya. Terkait hal itu, KDDI memposisikan ponsel Toshiba sebagai pemutar musik.Seperti dilansir detikinet dari Vnunet Rabu (25/01/2006), handset W41T berbasis CDMA (Code Division Multiple Access) itu mempunyai berat 157 gram. Ada banyak fitur yang dihadirkan, antara lain koneksi nirkabel Bluetooth, kamera 3,2 megapixel, layar LCD 2,4 inci dengan resolusi 240 x 320 pixel, dan radio FM.Berapa harga yang akan dipatok untuk ponsel tersebut? KDDI belum bersedia membeberkannya. Begitu juga dengan Toshiba, juga belum mengumumkan rencana apapun terkait penjualan W41T. Belum jelas juga apakah ponsel tersebut akan dijual di luar Jepang.Di tempat lain, Imation menjual drive Toshiba sebagai produk standalone dengan interface USB. Drive tersebut dijual dengan harga berkisar US$ 180 (US$ 1 = Rp 9.484, sumber: detik.com). Menurut pengakuan Imation, drive tersebut memiliki kecepatan 3.600 RPM dan memiliki kecepatan membaca data sebesar 5Mbps.Sama halnya dengan Nokia. Ponsel N91 mendatang, menurut Nikkei Business Press, juga memakai drive 2,1 cm 4MB. Namun, peluncuran N91 ini masih ditunda hingga pertengahan 2006. Nokia belum memberikan kepastian kapan produknya akan dirilis.Toshiba mengklaim drive barunya memiliki ketahanan yang kuat hingga 1.000G saat beroperasi. Kira-kira, 1.000G ini sama seperti sebuah benda yang jatuh dari ketinggian satu meter ke permukaan yang keras.Untuk ke depannya, Toshiba melalui divisi pengembangan perangkat penyimpanan, berencana mengembangkan drive 2,1 cm dengan kapasitas yang lebih besar yakni 10 GB. Toshiba rencananya akan memakai teknologi perpendicular recording agar data bisa dikemas lebih banyak lagi ke dalam disk. (dwn)
(ien/)