Rabu, 18 Mar 2020 11:05 WIB

Operator Catat Kenaikan Traffic Data saat #dirumahaja

Adi Fida Rahman - detikInet
Ilustrasi menggunakan komputer Operator Catat Kenaikan Traffic Data saat #dirumahaja. Foto: Pinterest
Jakarta -

Banyaknya masyarakat yang mengikuti anjuran pemerintah untuk belajar dan bekerja #dirumahaja berimbas pada kenaikan traffic data operator seluler Indonesia.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, sejak adanya imbauan pemberlakuan bekerja dan belajar dari rumah oleh sejumlah Pemda di Indonesia, traffic komunikasi pelanggan Telkomsel mengalami lonjakan, terutama untuk trafik payload layanan data.

"Meningkat hingga 5% dibandingkan hari normal. Sedangkan untuk traffic layanan voice dan SMS stabil seperti hari biasa," ujar pria yang kerap disapa Abe ini saat dihubungi detikINET.

Lonjakan traffic payload Telkomsel secara nasional dikontribusi dari kenaikan di wilayah operasional (secara berurut) Regional Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jabotabek dan Sumatera Bagian Tengah.

"Telkomsel telah menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan seiring tingginya potensi penggunaan layanan data oleh masyarakat di sejumlah wilayah sebagai dampak diberlakukannya kebijakan bekerja dan belajar dari rumah oleh sejumlah perusahaan dan sekolah," pungkas Abe.

Kenaikan traffic juga terpantau oleh Hutchison 3 Indonesia. Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia Danny Buldansyah mengatakan, traffic layanan mereka pada hari Senin (17/3/2020) naik jika dibandingkan dengan hari yang sama pada pekan sebelumnya.

"Traffic layanan konvensional seperti voice call meningkat sebesar 5-10% dan data traffic meningkat sebesar 15%-20%. Lonjakan data traffic ini memuncak justru di luar jam sibuk, yaitu pada pukul 06:00 sampai 12:00," ujarnya

Lebih lanjut diterangkannya, beberapa aplikasi yang berkontribusi dalam peningkatan data traffic ini adalah WhatsApp, YouTube, Facebook, dan Mobile Legend. Khusus WhatsApp, banyak digunakan untuk melakukan conference call dan video call oleh mereka yang bekerja dari rumah.

"Secara umum, rata-rata penggunaan data untuk melakukan video call selama 30-60 menit dengan Google Hangouts adalah 3MB, dengan Zoom sebesar 90MB, dan dengan Webex adalah 750MB," ungkap Danny.

Kenaikan traffic data turut dialami Smartfren, XL Axiata dan Indosat Ooredoo. "Kondisi network saat ini masih dalam kondisi normal. Memang ada kenaikan traffic sekitar 10 -15% dari bulan Februari ke Maret, namun masih normal. Tidak ada antisipasi khusus terkait adanya potensi peningkatan traffic akibat wabah corona saat ini dan saya perkirakan pasti ada kenaikan traffic nanti. Saat ini kapasitas Smartfren cukup memadai jika ada lonjakan penggunaan data," kata Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren.

"Traffic data naik sekitar 15% di peak hour selama jam 10-12 Selasa siang (16/3/2020)," kata Tri Wahyuningsih, Group Head Corporate Communicators XL Axiata.

"Kami mencatatkan adanya kenaikan trafik data sejak anjuran Pemerintah RI untuk bekerja dan belajar di rumah kemarin. Kami memastikan pelanggan tetap bisa menikmati layanan telekomunikasi terbaik dari Indosat Ooredoo dengan kapasitas jaringan dan paket yang telah disiapkan untuk menunjang program work from home," terang Turina Farouk, SVP-Head of Corporate Communications Indosat Oooredoo.



Simak Video "Uji Coba Pemblokiran Ponsel BM Dilakukan Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)