Kominfo Monitoring Jaringan Pasca-Banjir Jabodetabek

Kominfo Monitoring Jaringan Pasca-Banjir Jabodetabek

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 26 Feb 2020 11:00 WIB
Banjir merendam kawasan Cipinang Melayu, Jakarta. Begini potret banjir yang disebabkan hujan deras dan luapan Sungai Ciliwung tersebut.
Kominfo Monitoring Jaringan Pasca-Banjir Jabodetabek. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi yang terganggu akibat banjir Jabodetabek.

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli sampai saat ini pemerintah terus berkoordinasi dengan operator seluler, agar site yang terdampak bisa hidup kembali.

"Kementerian Kominfo akan terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya untuk melakukan pemulihan terhadap site seluler yang masih down dengan menggunakan genset, sehingga dapat berfungsi kembali secara normal meskipun PLN masih memutuskan jaringan listrik dikarenakan kondisi masih belum aman," tutur Ramli dalam pernyataannya, Selasa (25/2/2020).

Adapun alasan PLN memutus aliran listrik ke site berdasarkan faktor keamanan dan keselamatan.

Sejak Selasa pagi (25/2/2020) Kominfo mengungkapkan pelanggan masih bisa menggunakan layanan seluler untuk berkomunikasi, meskipun di saat yang bersamaan beberapa site mati.

Adapun site tersebut mati karena tidak ada backup power dan operator yang bersangkutan mengerahkan mobile backup power atau genset portable.

Diberitakan sebelumnya, dampak banjir yang menerjang sebagian wilayah Jabodetabek, turut melumpuhkan akses telekomunikasi. Menurut Kominfo dari 21.745 site yang tersebar di Jabodetabek, 4,9% atau 1.122 site di antaranya mengalami down.

Kominfo Monitoring Jaringan Pasca-Banjir Jabodetabek


Simak Video "Update! Banjir DKI-Banten-Jabar: Korban Jiwa 53, Pengungsi 173 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)