Telkomsel:
25% Pelanggan Simpati Sudah Teregistrasi
- detikInet
Jakarta -
Mengantisipasi pemberlakuan kebijakan registrasi prabayar yang ditetapkan pemerintah, Telkomsel menyatakan selama ini sudah menyiapkan sistem untuk meregistrasi konsumen prabayarnya. Lewat SimpatiZone, sekitar 25 persen pelanggan Simpati sudah teregistrasi.Hal itu disampaikan Erick Meijer, VP Marketing dan Costumer Relationship Manager PT Telkomsel saat dihubungi detikinet, Sabtu (29/10/2005). Menurutnya, pelanggan-pelanggan yang telah terdaftar melakukannya secara sukarela."Itu hanya mereka-mereka yang mau melakukan pendaftaran secara sukarela. Kalau diwajibkan, kita harus melakukan persiapan dan sosialisasi terlebih dulu," kata Erick.Pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) telah mengeluarkan kebijakan untuk meregistrasi pelanggan prabayar. Maraknya aksi penipuan, fitnah, pemerasan dan bentuk kejahatan lainnya yang beredar melalui SMS, mendorong munculnya peraturan ini. Batas akhir untuk melakukan registrasi adalah April 2006. Jika tidak, kartu prabayar yang digunakan akan diblokir dan dinyatakan tidak aktif. Meski merepotkan, Dirjen Pos dan Telekomunikasi, Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, hal ini sudah saatnya dimulai. Menunggu Petunjuk PemerintahMenanggapi pemberlakuan kebijakan ini, Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan terbesar di Indonesia, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan ini.Menurut Erick, pihaknya sudah menyiapkan sistem registrasinya. Perangkat dan sistem pendukung berbasis teknologi informasi (TI) pun sudah dipesan. Namun persiapan Telkomsel ternyata belum selesai. Karena seperti yang diakui Erick, pihaknya belum siap kalau pelaksanaannya dilakukan dalam waktu dekat ini."Kami masih menunggu petunjuk pemerintah untuk melakukan registrasi. Bagaimana mekanismenya, kita tanyakan dulu pada pemerintah," ujar Erick. "Peraturan Menteri (Permen) soal registrasi ini juga kita belum terima," imbuhnya.Menurut Erick, saat ini pihaknya menyiapkan sistem dengan mekanisme registrasi seperti di SimpatiZone. "Disana data yang diinputkan lengkap, ada data mengenai hobi pelanggan, sehingga kita bisa tahu cara yang tepat memberi layanan pada mereka," papar Erick."Kalau memang sistemnya boleh seperti itu, ya kita pakai itu. Tapi tetap harus menunggu keberadaan perangkat dan sosialisasi ke pelanggan," ujarnya.Saat ini Telkomsel memiliki 23 juta lebih pelanggan, sekitar 21,6 juta diantaranya adalah pelanggan prabayar (Simpati dan As) dan 1,4 juta sisanya adalah pelanggan pascabayar (Kartu Halo)."Kita punya 150 ribu titik penjualan, tentunya ada mekanisme dan perangkat tambahan di tiap titiknya," ungkap Erick. "Di Singapura, setiap outlet penjual kartu dilengkapi komputer untuk mendata konsumen," ujarnya.Meski dipastikan ada biaya tambahan yang tak sedikit dalam melangsungkan registrasi prabayar ini, Erick menyatakan Telkomsel tidak akan membebankan biaya tambahan ke pelanggan. Semoga benar!
(ketepi/)