Kamis, 22 Agu 2019 18:31 WIB

Akhir 2022, SpaceX-nya Elon Musk Luncurkan Satria

Agus Tri Haryanto - detikInet
Roket Falcon 9 dari SpaceX. (Foto: SpaceX) Roket Falcon 9 dari SpaceX. (Foto: SpaceX)
Jakarta - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) menyebutkan Satelit Republik Indonesia, atau Satria, akan diluncurkan memakai roket peluncur milik SpaceX-nya Elon Musk, yakni Falcon 9.

Sebelumnya PT Satelit Nusantara Tiga telah menunjuk Thales Alenia Space, produsen satelit asal Prancis untuk memproduksi satelit Satria. PT Satelit Nusantara Tiga sendiri adalah perusahaan yang dibentuk Konsorsium PSN yang memenangkan tender satelit pemerintah.

"Roket peluncurnya sudah diputuskan buatan Amerika Serikat, SpaceX, itu sudah dipastikan. Dua kombinasi (Thales Alenia Space dan SpaceX) ini yang kita pakai untuk mendukung Satria," ujar Direktur Utama Bakti Anang Latief di Jakarta, Kamis (22/8/2019).




Dengan telah dipilihnya SpaceX untuk meluncurkan Satria ke orbit maka dipastikan proses peluncurannya nanti akan dilakukan di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Anang menuturkan, proses konstruksi Satria itu sendiri dikerjakan pertengahan tahun ini sehingga diharapkan dapat diluncurkan pada akhir tahun 2022.

"Konstruksinya harusnya tahun ini sudah mulai karena pembangunannya cukup kompleks, teknologi tinggi. Kira-kira butuh waktu 36 bulan untuk selesai. Sejauh ini targetnya masih sesuai," ucapnya.




Satelit Satria yang berjenis Very High Throughput Satellite (VHTS) dan mengusung lebih dari 150 Gbps ini akan dimanfaatkan pemerintah untuk menyebarkan akses internet ke berbagai wilayah Indonesia, khusus daerah pelosok.

Satria punya peran menghubungkan lebih dari 150 ribu titik di Tanah Air untuk memberikan layanan internet yang dipakai kebutuhan pendidikan, kesehatan, administrasi, pemerintah daerah, pertahanan dan keamanan.

Berbeda dengan Palapa Ring, Satria lebih menyasar daerah-daerah yang tidak bisa dijangkau dengan infrastruktur serat optik di daratan. Sehingga pada akhirnya, Palapa Ring dan Satria akan sinergi dalam meratakan akses internet di Indonesia.




Simak Video "Tersulit! SpaceX Luncurkan Roket Falcon Heavy, Bawa 24 Satelit"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/krs)