Standar 'Ponsel Aman' Siap Hadir 2006
- detikInet
Jakarta -
Mulai tahun 2006 mendatang, ponsel yang hadir di pasaran diharapkan akan lebih aman dari sebelumnya. Hal ini terwujud berkat hadirnya spesifikasi keamanan baru yang akan dirilis semester pertama 2006.Mulai tahun 2006 mendatang, ponsel yang hadir di pasaran diharapkan akan lebih aman dari sebelumnya. Hal ini terwujud berkat hadirnya spesifikasi keamanan baru yang akan dirilis semester pertama 2006.Spesifikasi tersebut dikembangkan oleh Trusted Computing Group (TCG). Yaitu sebuah asosiasi industri yang didukung oleh vendor-vendor seperti Motorola, Nokia dan Samsung.Sebelum ini TCG telah rampung menyiapkan standar untuk komputer (PC), server, dan jaringan yang dirancang agar lebih aman. Dalam konferensi 'Celluler Telecommunications and Internet Association Wireless IT and Entertainment' yang diadakan di San Francisco pekan ini, TCG mulai memperkenalkan standar serupa untuk perangkat bergerak.Selasa (27/9/2005), TCG merilis beberapa contoh penggunaan standar itu dan wilayah mana saja yang dicakupnya. Apa saja yang dibahas? Antara lain sistim penguncian agar ponsel sulit dipakai ketika ponsel hilang atau dicuri, pengaturan software update dan tambalan, serta dukungan pembayaran yang aman via perangkat bergerak.Menurut Roger Kay, analis Endpoint Technologies Associates yang bertugas sebagai dewan penasihat TCG, mereka akan terus bekerja keras merumuskan spesifikasi tersebut. "Tim TCG telah merumuskan cakupan misi dan jadwal peluncurannya, hanya saja mereka belum mendefinisikan spesifikasinya," ujar Kay dilansir PCWorld yang dikutip detikinet Kamis (29/9/2005).TCG berharap spesifikasi ponsel itu akan rampung dan siap luncur sebelum semester pertama 2006. Jika ini terjadi, peralatan yang memenuhi spesifikasi itu baru akan mulai diluncurkan akhir tahun 2006.Ponsel pertama yang dibangun dengan memenuhi spesifikasi itu seharusnya akan lebih sulit dipakai oleh pihak yang tak berhak. Ponsel itu juga dinilai akan lebih tahan terhadap virus dan bentuk penyalahgunaan lainnya.Lebih jauh lagi, saat ponsel menjadi perangkat yang lebih aman, vendor bisa mengembangkan 'dompet elektronik' guna transaksi online. Saat ini hal itu masih sulit dilakukan karena pengamanan ponsel dinilai masih kurang.
(ien/)