Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Esia Dapatkan Lisensi Nasional

Esia Dapatkan Lisensi Nasional


- detikInet

Jakarta - PT Bakrie Telecom akhirnya bisa menggelar layanannya di seluruh pelosok Indonesia setelah mendapatkan lisensi nasional sebagai kompensasi dari pemerintah. Hal itu berkaitan dengan kesediaan Bakrie membuka kerjasama business to Business (B2B) dengan PT Indosat Tbk. dalam pemakaian frekuensi 800 MHz. Selain itu, Bakrie juga mementahkan rumor tentang Esia yang akan menjual sahamnya.PT Bakrie Telecom dan PT Indosat menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai kerjasama operasi dan pemanfaatan jaringan alias mobile virtual network operator (MVNO) terkait dengan perpindahan frekuensi StarOne dari frekuensi 1900 Mhz ke 800 Mhz. MoU tersebut dilangsungkan di kantor Departemen Komunikasi dan Informatika dan disaksikan Sekjen Kominfo Aswin Sasongko.Kerjasama ini memungkinkan Bakrie dengan layanan Esia-nya dapat memanfaatkan lisensi nasional milik Indosat. Sedangkan Indosat dapat menggunakan spektrum frekuensi 800 MHz sebesar 10 Mhz di frekuensi 825-835 MHz milik Bakrie yang beroperasi di area Jabotabek, Banten dan Jawa Barat. Dirut Bakrie Telecom Anindya Bakrie menyambut baik sinergi ini karena diharapkan, dapat menjadi pendorong terpenuhinya target jumlah pelanggan sesuai dengan modern licensing yang diperbaharui (lisensi yang sudah ditetapkan pemerintah)."Dengan mendapatkan lisensi nasional, kita bisa mengejar target-target yang sudah kami rencanakan selama ini. Kami juga tidak berniat menjual saham Esia," kata Anindya seusai MoU di di kantor Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) Jakarta, Jumat (23/9/2005).Sementara itu Dirut Indosat Hasnul Suhaemi juga menyatakan tanggapan yang serupa. "Kerjasama business to business (B2B) ini diharapkan bisa meningkatkan kapasitas layanan bagi kedua belah pihak," ujarnya.Saat ini pelanggan StarOne mencapai sekitar 200 ribu. Sedangkan Esia mencapai 300 ribu satuan sambungan telepon (SST). (rouzni/)




Hide Ads