Senin, 28 Jan 2019 21:24 WIB

Selimuti Indonesia dengan 4G, Indosat Siap Gelontorkan Rp 10 T

Virgina Maulita Putri - detikInet
Suasana acara Indosat. Foto: detikINET/Virgina Maulita Putri Suasana acara Indosat. Foto: detikINET/Virgina Maulita Putri
Yogyakarta - President Director & CEO Indosat Ooredoo Chris Kanter, terus berupaya dalam mempercepat perluasan layanan 4G miliknya ke seluruh Indonesia.

Saat ini, cakupan generasi jaringan keempat operator satu ini telah mencapai 80% dari populasi nasional. Kendati begitu, Chris belum merasa puas dengan pencapaian itu dan berambisi menyelimuti layanan 4G ke seluruh Indonesia.



Untuk mencapai target tersebut, pria kelahiran Manado ini mencanangkan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G di 4.300 titik pada tahun 2019. Jumlah ini merupakan penambahan dari 10.000BTS yang selesai dibangunolehIndosatOoredoo di tahun sebelumnya.

"Tahun 2019, 4.300 site kita pasang. Rencananya 2020 masih dalam finalisasi, antara 5.000 (BTS) sampai 6.000 (BTS)," kata Chris dalam acara Kumpul Media di Hotel Hyatt Regency, Yogyakarta, Senin (28/1/2019).

Tapi, ia mengaku bahwa progres pembangunan BTS pada tahun 2018 terhitung lambat dan baru dipercepat menjelang akhir tahun. Untuk itu, ia berharap pada tahun ini pembangunan bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Ia menambahkan bahwa daerah yang akan menjadi prioritas pembangunan BTS adalah wilayah Jawa dan Sumatera. Pembangunan ini tidak hanya untuk memperluas area layanan tapi juga menambah kapasitas yang sudah ada.



Untuk merealisasikannya, Indosat Ooredoo pun mengucurkan dana hingga Rp 10 triliun untuk membiayai pembangunan infrastruktur telekomunikasi ini.

"Dari Rp 10 triliun itu sekitar 80%lebih saya pakai buat network. Jadi, komitmen kita itu gede-gedean," pungkasnya.
(agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed