Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Akses Komunikasi Untuk Korban Katrina

Akses Komunikasi Untuk Korban Katrina


- detikInet

Jakarta - Para korban angin ribut Katrina yang mengungsi ke sebuah stadion bernama astrodome di Houston kini bisa mendapatkan akses komunikasi ke dunia luar.Angin topan Katrina melanda Amerika Senin (29/8/2005) silam. Karena bencana alam itu telah memutuskan akses komunikasi, banyak orang tidak dapat mengetahui keberadaan sanak saudara mereka.Untungnya, banyak pihak bersedia membantu korban Katrina ini tanpa pamrih. Seperti, perusahaan, para sukarelawan dan agen-agen terus bekerja untuk memasang saluran telepon dan komputer yang dihubungkan ke Internet, di stadion Astrodome Houston. Akhirnya, ribuan pengungsi Katrina kini bisa menikmati akses telepon ke dunia luar. Para pengungsi di Astrodome mendapat akses telepon gratis selama 10 menit untuk menghubungi sanak saudara mereka baik lokal maupun jarak jauh.Sejak Katrina memporak-porandakan kampung halaman mereka, kebanyakan dari mereka tidak tahu kabar keluarga atau teman terdekat. Audree Lee, 37, seseorang yang terbebas dari bencana terkait merasa lega setelah mendengar suara anak perempuannya lewat fasilitas telepon gratis itu. Technology For All--perusahaan yang membantu Houston tanpa pamrih--telah berkoordinasi dengan pihak berwewenang untuk mendirikan pusat komunikasi di Astrodome. Mereka memfasilitasi pengungsi dengan 40 desktop komputer berkoneksi Internet dan software produktivitas kantor."Kami hanya bisa melakukan hal kecil seperti ini dan kami tahu mereka memerlukan komunikasi ke dunia luar," tandas William Reed, Kepala Eksekutif Organisasi terkait seperti dilansir Associated Press yang dikutip detikinet Sabtu (3/9/2005).Sementara itu, SBC Communications Inc. pun punya niatan untuk mendirikan pusat komunikasi di Astrodome dengan 1.000 saluran telepon dan layanan Internet berkecepatan tinggi secara cuma-cuma. Fasilitas yang sama juga akan diadakan di sekitar basis perusahaan yakni di tempat pengungsian San Antonio, Texas. Adapun, Verizon Wireless menawarkan diri untuk mengisi ulang ponsel-ponsel pengungsi secara gratis yang dapat dilakukan di gerainya juga di tempat-tempat pengungsian darurat. Sedangkan Cingular Wireless mempersilahkan penduduk tergusur untuk menelpon secara gratis dari perusahaannya yang berbasis di Alabama, Mississippi dan Louisiana.Juru bicara SBC Larry Meyer mengakui, mereka sedianya juga akan mengutamakan pasokan makanan, kebutuhan tempat mandi serta keperluan-keperluan penting lain. (ien/)





Hide Ads