Telkom Akan Dobelkan Jumlah BTS Flexi
- detikInet
Jakarta -
Banyaknya keluhan untuk layanan Flexi seperti SMS tak sampai, sambungan telepon yang drop di tengah percakapan, serta kesulitan untuk melakukan panggilan telepon karena jeleknya kualitas sinyal, ternyata membuat telinga Dirut Telkom Arwin Rasyid panas juga. Oleh sebab itu, Telkom berencana mendobelkan jumlah Base Tranceiver Station (BTS) yang ada demi memperbaiki kualitas layanan. "Tahun depan kita harap sudah bagus," kata Arwin kepada wartawan seusai presentasi Kinerja Telkom Semester I 2005 di Gedung Grha Citra Caraka Jakarta, Selasa (16/8/2005). "Masalah seperti SMS nggak sampai, drop call dan nggak bisa dihubungi kan karena kurangnya coverage, jadi perlu penambahan BTS. Untuk itu kita akan mendobelkan jumlah BTS yang ada," ujarnya menjelaskan.Menurut Arwin, positioning Flexi sudah bagus. Layanan itu diperuntukkan sebagai perluasan teledensitas telepon tetap. Masih banyaknya keluhan, diakui Arwin tidak menyurutkan target Flexi. Bahkan, meski diberitakan akan 'digusur', Flexi tetap optimis bisa meraih angka 6,5 juta pelanggan tahun 2005. Untuk diketahui saja, saat ini Flexi mengklaim telah menguasai 86 persen pasar fixed wireless. Dari data terakhir yang diterima detikinet, Flexi sudah mempunyai jumlah pelanggan sebesar 3,7 juta. Komposisinya, 900 ribu pelanggan pasca bayar (FlexiClassy) dan 2,8 juta pelanggan prabayar (FlexiTrendy).Menurut data yang diberikan Head of Division PT Telkom Tbk, Dian Rachmawan, jumlah pelanggan terbesar Flexi masih di area Divisi Regional V Telkom, yakni Jawa Timur, dengan jumlah pelanggan sebesar 1,15 juta.Urutan kontributor pelanggan lainnya yaitu Jakarta (780 ribu), Sumatera (600 ribu), Jawa Tengah (385 ribu), Jawa Barat (374 ribu), Kalimantan (280 ribu), dan Kepulauan Timur Indonesia (230 ribu).
(rouzni/)