Gelar Uji Coba Bulan September
Dana 3G Indosat Capai US$300 Juta
- detikInet
Jakarta -
PT. Indosat Tbk., mengganggarkan biaya pengembangan teknologi telekomunikasi generasi ketiga (3G) sebesar US$200 juta sampai US$300 juta (Rp 1,96 triliun sampai Rp 2,94 triliun). Uji coba 3G akan dilakukan pada bulan September, terutama di kota-kota besar di Indonesia.Hal itu diungkapkan oleh Dirut Indosat, Hasnul Suhaemi, di sela-sela acara penobatan perusahaan terbaik versi majalah Finance Asia, yang berlangung di hotel Sangri La, Jakarta, Selasa (26/7/2005). "Trial 3G akan dilakukan dalam waktu dekat, di seluruh kota besar di Indonesia yang memiliki potensi 3G dan fixed line yang bagus," kata dia.Sedangkan sampai semester satu 2005, Indosat menurut Hasnul, telah memiliki 12,875 juta pelanggan. Naik dibandingkan semester satu 2004 yang mencapai 10 juta pelanggan.Dengan melihat pencapaian tersebut, menurut Hasnul, target 14 juta pelanggan tahun ini bisa terlewati. "Sepertinya tahun ini 14 juta pelanggan bisa terlampaui. Makanya kita akan melakukan revisi pada Agustus nanti," kata dia. Mengenai relokasi frekuensi StarOne, menurutnya, yang bermasalah hanya di Surabaya. "Saat ini perseroan masih melakukan pengkajian dan akan memakai jaringan sendiri atau kerjasama dengan operator lain," kata Hasnul. "Yang penting kita tidak akan merugikan pelanggan," tandasnya.Indosat merupakan pemilik merek StarOne, produk telekomunikasi berbasis teknologi CDMA. Baru-baru ini pemerintah memutuskan untuk merelokasi StarOne dan Flexi milik PT Telkom, dari frekuensi 3G. Ini dilakukan dalam rangka membersihkan pita frekuensi 1900 yang akan dialokasikan khusus untuk 3G.
(wicak/)