Senin, 28 Mei 2018 23:29 WIB

Smartfren Geber Paket Unlimited Murah

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim. Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim. Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan
Jakarta - Akibat registrasi ulang kartu SIM prabayar, Smartfren harus rela kehilangan sekitar dua juta pelanggannya. Karenanya, operator telekomunikasi milik Sinarmas ini pun bertekad ingin menggeber kenaikan jumlah pelanggan.

Salah satu cara yang dihadirkan adalah dengan menghadirkan paket internet unlimited atau tanpa batas. Paket internet tanpa batas Smartfren ini diklaim bisa digunakan selama 24 jam nonstop.

Oleh Smartfren paket terbarunya ini diberi nama Super 4G Unlimited. Dengan paket ini Smartfren memangkas biaya paket yang semula seharga Rp 149 ribu menjadi Rp 60 ribu.

Dengan mengaktifkan paket ini pelanggan bisa memiliki kuota 30 GB yang bisa dipakai selama satu bulan. Namun, dengan catatan ada Fair Usage Policy (FUP) atau batas pemakaian perhari sebesar 1 GB. Setelah mencapai batas 1 GB maka kecepatan akan turun menjadi 512 Kbps.

Hadir di sela-sela acara, Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan jika Super 4G Unlimited tak lain merupakan senjata pamungkas untuk merebut pelanggan lain. Karena diakuinya, persaingan kini semakin sengit.

"Produk terbaru ini merupakan bagian dari investasi brand. Karena kalau kita lihat kami masih menambah BTS, memperluas jangkauan, dan kapasitas. Tak ketinggalan paket terbaru ini," ujar Djoko di Jakarta, Senin (28/5/2018).

"Sekarang ini kan kompetisi ketat sekali. Hampir semua (masyarakat) sudah punya nomor telepon kan. Jadi kalau kita mau menambahkan pelanggan artinya kita harus merebut pelanggan operator lain. Kalau mau merebut kita harus punya produk yang ungguan, secara kualitas dan harga," tambahnya.

Kalau cuma mengurangi harga Rp 10 ribu maka dinilai itu akan percuma karena semua bisa saja ikutan. "Nanti tidak habis-habis perangnya," katanya.

Saat ini sendiri Smartfren punya sekitar sembilan jutaan pelanggan yang berkurang dari 11 juta karena proses registrasi. Targetnya, disebutkan Djoko, Smartfren ingin menambah sekitar 10 juta lagi.

Djoko pu mengklaim jika Smartfren sudah menyiapkan investasi untuk menambahkan pelanggan. Bahkan untuk penambahan pelanggan itu Smarftren tak harus menyiapkan investasi baru.

"Sudah..sudah ada. Kapasitas kami sudah bisa sampai 50 juta. Sudah ada kapasitas 50 juta kami tak akan takut. Maka dari dengan adanya produk ini pelanggan aktivasi tiga juta perbulan atau satu juta perbulan cukup," pungkasnya. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed